kabarterkinionline.com
Antrian Solar Masih Terjadi di Sumsel. Pasca penetepan kebijakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Bio Solar oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, antrian kedua jenis bahan bakar tersebut masih terus terjadi di Palembang.
Sejumlah sopir masih mengeluhkan kondisi tersebut meski aksi demo yang dilakukan beberapa minggu lalu di kamtor Gubernur Sumsel telah dilakukan tidak membuahkan hasil. Sebagian sopir mengeluhkan janji dan solusi yang dilakukan pemprov Sumsel masih mengakibat kemacetan panjang dan antrian berjam – jam disejumlah SPBU.
“Masih antrian pak. Kami kalau antrian bisa sampe 90 menit. Padahal Gubernur janji akan memberikan solusi. Memang ada solusi menambah mesin pompa, tetapi hanya di SPBU yang dituju. Inilah yaang justru jadi buat antri, kendaraan ditumpuk disatu SPBU,” ungkap Rahmat, sopir angkutan pasir, Senin (5/1/2026) di Palembang.
Sejalan dengan Rahmat, Adrian, sopir kendaraan pribadi yang ditemui RRI mengataka hal yang sama. Menurutnya Gubernur Sumsel harus melihat kondisi di lapangan.
“Herman Deru harusnya melihat dan bila perlu ikut antri. Lihat kondisi lapangan seperti apa, itu baru pemimpin,” tegasnya.
Hingga saat ini penjualan Solar maupun BIO Solar masih difokuskan dibeberapa SPBU. Untuk yang 24 jam diberlakuka di pinggiran Kota Palembang, sementara ditengah kota terbatas oleh waktu tertentu.
Antrian Solar Masih Terjadi di Sumsel







