Karang Taruna Didorong Jadi Penggerak Motor Posyandu, Pemkot Palembang Perkuat Percepatan Penurunan Stunting

kabarterkinionline.com

Karang Taruna Didorong Jadi Penggerak Motor Posyandu, Pemkot Palembang Perkuat Percepatan Penurunan Stunting. Upaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan kesehatan masyarakat terus digencarkan, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani mendorong Karang Taruna menjadi motor penggerak layanan Posyandu guna mempercepat penurunan angka stunting.

Hal tersebut disampaikan Dewi saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinergi Karang Taruna dan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Ruang Parameswara, Rabu (18/2) pagi.

Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus Karang Taruna se-Kota Palembang dengan fokus membangun generasi muda berkarakter, mandiri, dan berkontribusi aktif dalam pelayanan sosial-kesehatan di lingkungan masing-masing.

Dalam paparannya, Dewi menegaskan bahwa Karang Taruna merupakan wadah strategis bagi generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan inovasi yang sangat dibutuhkan dalam penguatan layanan Posyandu.

Ia menekankan, peran pemuda tidak boleh sebatas menjadi penonton dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.

“Karang Taruna adalah pilar penting di masyarakat. Sinergi ini sangat diperlukan, khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

Menurutnya, keterlibatan aktif pemuda menjadi krusial, terutama dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dewi juga mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin antara Karang Taruna dan Pemerintah Kota dalam mendukung operasional Posyandu.

Saat ini, terdapat 106 Posyandu aktif di seluruh wilayah Palembang, ditambah satu Posyandu binaan dari Pertamina. Seluruhnya dinilai membutuhkan dukungan lintas elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

Sinergi tersebut selanjutnya dapat diwujudkan melalui berbagai peran nyata, mulai dari membantu pencatatan dan pelaporan administrasi, mendukung pelayanan dasar kesehatan, hingga menggerakkan partisipasi masyarakat untuk hadir ke Posyandu.

Dengan penguatan kolaborasi ini, Dewi berharap Karang Taruna dapat menjadi generasi penerus sekaligus penggerak kemiskinan kegiatan Posyandu di masa mendatang.

“Semoga Karang Taruna bisa menjadi generasi penerus kegiatan Posyandu, guna mewujudkan Palembang Berdaya dan Sejahtera,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *