Kabarterkinionline.com
Siap layani mudik Lebaran 2026 Herman Deru pastikan tol Kayuagung . Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memastikan infrastruktur jalan tol di kawasan Kayuagung siap melayani arus mudik Lebaran 2026 setelah rampungnya pengerjaan teknis pada lahan gambut dengan penguatan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter.
Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Selasa, mengatakan perbaikan tersebut dilakukan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang sebelumnya bergelombang di ruas tol tersebut.
Penggunaan teknologi tiang pancang hingga menyentuh tanah keras dilakukan agar jalur strategis itu layak dilalui dan memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 18 April 2026.
“Masalah jalan di Kayuagung yang selama ini dikeluhkan kini terjawab dengan pembangunan menggunakan 3.000 titik cerucuk sedalam 29 meter. Hal ini dilakukan karena kondisi lahan merupakan kubah gambut, sehingga tiang pancang harus mencapai kedalaman tersebut untuk menyentuh tanah keras,” katanya.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur, pihaknya juga bekerja sama dengan pengelola jalan tol untuk memberlakukan diskon tarif sebesar 30 persen selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran.
Kebijakan tersebut berlaku otomatis tanpa persyaratan tambahan sehingga pengguna jalan tidak perlu melakukan prosedur khusus untuk mendapatkan potongan tarif.
“Diskon ini berlaku secara otomatis tanpa perlu syarat tambahan. Langkah ini kami ambil sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya pengurangan tarif tol selama masa mudik,” katanya.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Pemprov Sumsel juga meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian guna mengantisipasi lonjakan kendaraan pada periode mudik. Arus lintas harian rata-rata pada puncak arus mudik diperkirakan dapat mencapai sekitar 21.000 kendaraan.
Oleh sebab itu, dengan kondisi jalan yang telah diperkuat dan tidak lagi bergelombang itu diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman, baik saat menuju kampung halaman maupun ketika kembali, kata Deru.







