kabarterkiionline
Untuk Seluruh Pelanggan pada 6-12 Oktober 2025, Harga Token Listrik. Pemerintah telah menetapkan harga token listrik untuk pelanggan prabayar yang berlaku pada 6-12 Oktober 2025. Pelanggan PLN bisa membeli token listrik dengan nominal beragam sesuai keperluan, seperti Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, hingga Rp 1 juta.
Pengguna prabayar membeli token listrik yang kemudian nanti dimasukkan ke meteran untuk mendapatkan daya listrik. Token listrik yang dibeli oleh pelanggan PLN bakal dikonversikan ke dalam satuan kilowatt hour (kWh). Pengonversian ini saat pelanggan memasukkan token listrik ke meteran listrik yang terpasang di rumah. Kemudian akan tertera besaran kWh di meteran tersebut. Ada perbedaan harga token listrik untuk pelanggan keperluan rumah tangga, bisnis, dan industri, serta daya volt ampere (VA) yang diperoleh.
Rincian tarif listrik PLN Berikut ini rincian lengkap harga token atau tarif listrik PLN yang berlaku pada 6-12 Oktober 2025: Tarif listrik pelanggan rumah tangga: Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh, Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh, Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh ,Golongan R-3/TRTM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh. Tarif listrik pelanggan bisnis: Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh ,Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh. Tarif listrik pelanggan industri: Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh, Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh, Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh, Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh, Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.
Tarif listrik keperluan pelayanan sosial: Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh, Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh, Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh, Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.
Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga: Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh, Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh,Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh ,Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh, Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh. Tarif listrik pelanggan bisnis: Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh.
Tarif listrik pelanggan industri: Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh , Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh.
Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum: Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh, Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp 1.644,52 per kWh.
Tarif listrik keperluan pelayanan sosial: Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp 325 per kWh ,Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp 455 per kWh , Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp 708 per kWh, Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp 760 per kWh Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp 900 per kWh,Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp 925 per kWh.
Tarif listrik subsidi pelanggan rumah tangga: Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh, Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh.
Token listrik Rp 1 juta dapat berapa kWh? Pembelian token listrik diketahui juga akan dikenakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) daerah yang ditentukan masing-masing pemerintah setempat. Misalnya, pelanggan rumah tangga prabayar non-subsidi berdaya 3.500-5.500 VA yang tinggal di Jakarta membeli token listrik sebesar Rp 1 juta. Tarif dasar listrik untuk golongan pelanggan tersebut adalah Rp 1.699,53 per kWh. Sedangkan PPJ-nya sebesar 3 persen dari nominal token listrik yang dibeli.
Dari perhitungan itu, pelanggan akan memperoleh listrik sebesar 570,75 kWh bila membeli Rp 1 juta. Penghitungannya sebagai berikut: (Nominal token – PPJ daerah) ÷ tarif dasar listrik = kWh yang didapatkan (Rp 1.000.000 – 3 persen) ÷ Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan (Rp 1.000.000 – Rp 30.000) ÷ Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 970.000 ÷ Rp 1.699,53 = kWh yang didapatkan Rp 970.000 ÷ Rp 1.699,53 = 570,75 kWh.







