Kabarterkinionline.com
Dibangun di Talang Kepuh Gandus, Walikota Palembang Sebut Mini Zoo. Wali Kota Ratu Dewa memastikan rencana pembangunan Mini Zoo di Palembang kini memasuki tahap konkret. Pemerintah kota menegaskan lokasi pembangunan telah ditetapkan di kawasan Talang Kepuh Gandus dan proyek tersebut akan direalisasikan pada tahun ini.
Dewa mengatakan, lahan Mini Zoo disiapkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga yang terlebih dahulu membeli area tersebut. Setelah itu, Pemkot meminta sebagian lahan disisihkan untuk kebutuhan fasilitas pemerintahan.
“Lokasinya sudah fix di Talang Kepuh Gandus. Lahannya dibeli pihak ketiga, kemudian kami minta disiapkan sebagian untuk pembangunan kantor Camat Gandus yang posisinya berdampingan dengan Mini Zoo,” kata Dewa kepada detikSumbagsel, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, konsep pembangunan tidak hanya berorientasi wisata, tetapi juga pelayanan publik dan pengembangan wilayah Gandus sebagai kawasan baru yang lebih tertata.
Kata Dewa rencana Mini Zoo tersebut bermula dari kunjungan studi bandingnya ke kawasan wisata edukasi Jatim Park di Kota Batu, Jawa Timur. Ia menilai konsep kebun binatang mini yang dikombinasikan dengan edukasi keluarga sangat relevan diterapkan di Palembang.
“Kita melihat langsung bagaimana Mini Zoo di sana menjadi destinasi favorit keluarga. Konsep edukasi satwa, rekreasi, dan pembelajaran anak-anak itu yang ingin kita hadirkan di Palembang,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan Mini Zoo nantinya akan menambah pilihan destinasi wisata baru di kota Palembang, sekaligus menjadi sarana pembelajaran lingkungan bagi pelajar.
“Ini bukan sekadar tempat hiburan, tapi juga edukasi. Anak-anak bisa belajar mengenal satwa tanpa harus keluar kota,” tambahnya.
Dewa menegaskan pembangunan Mini Zoo ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2026 setelah seluruh administrasi dan teknis kerja sama rampung.
“Kita ingin secepatnya berjalan tahun ini. Prinsipnya tidak menggunakan APBD secara penuh karena ada keterlibatan investor atau pihak ketiga,” jelasnya.
Ia optimistis proyek tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM dan pariwisata di wilayah Gandus.
Selain pembangunan Mini Zoo, Pemkot juga menyiapkan rencana besar untuk penataan ulang kawasan wisata Taman Wisata Alam Punti Kayu. Namun hingga kini, pengelolaannya masih menunggu proses finalisasi dari pemerintah pusat.
Dewa menjelaskan kawasan tersebut masih berada di bawah kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sehingga perlu penyelesaian administrasi sebelum diserahkan ke daerah.
“Kita masih menunggu finalisasi kementerian. Yang lama diselesaikan dulu, baru nanti diserahkan ke pemerintah kota,” katanya.
Setelah proses tersebut rampung, pengelolaan akan dilakukan oleh Pemkot Palembang dengan melibatkan pihak ketiga untuk melakukan revitalisasi kawasan.
“Nantinya Punti Kayu akan kita tata ulang, konsepnya lebih modern tapi tetap menjaga fungsi hutan wisata. Kita ingin jadi destinasi unggulan kembali,” ujar Dewa.
Ia berharap pembangunan Mini Zoo dan penataan Punti Kayu dapat berjalan beriringan sehingga memperkuat sektor pariwisata Palembang sekaligus meningkatkan ruang edukasi dan rekreasi masyarakat.







