Herman Deru Bangun Tol Megah di Sumatera Se-latan Senilai Rp4,77 T Dibuka 2026, Hemat Waktu Tempuh Hingga 2,5 Jam

kabarterkinionline.com

Herman Deru Bangun Tol Megah di Sumatera Selatan Senilai Rp4,77 T Dibuka 2026, Hemat Waktu Tempuh Hingga 2,5 Jam. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru terus memonitoring penyelesaian pembangunan  infrastruktur di wilayah Sumsel.

Salah satunya progres pembangunan jalan tol megah yang menghubungkan kota Palembang dan wilayah Betung.

Jika nantinya sudah beroperasi penuh di tahun 2026, maka diproyeksikan jalan tol ini bisa menghemat waktu tempuh perjalanan hingga 2,5 jam.

Sebagai informasi, Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi dengan kemajuan wilayah yang cukup pesat.

Disebut sebagai jajaran provinsi terkaya di Indonesia, Sumatera berhasil mencapai angka Produk Domestik Regional Bruto tahun 2025 yang terbilang sangat tinggi.

Pencapaian angka PDRB atas dasar harga berlaku triwulan I tahun 2025 sebesar Rp170,81 triliun (harga berlaku).

Sedangkan angka PDRB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp95,77 triliun.

Tidak heran, jika pembangunan infrastuktur di wilayah provinsi seluas 91.592,43 km2 ini terus berkembang pesat.

Salah satunya pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua daerah di wilayah Tengah Sumatera Selatan.

Jalan Tol Palembang-Betung mulai dibangun pada masa kepemimpinan Gubernur Herman Deru pada masa kepemimpinan periode sebelumnya.

Jalan tol dengan panjang lintasan 69,19 kilometer ini diproyeksikan akan selesai dan mulai beroperasi pada tahun 2026 tepatnya dibuka fungsional saat Lebaran 2026.

Jalan tol ruas Palembang-Betung ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya.

Tol yang juga melintasi Sungai Musi ini terdiri dari tiga seksi pembangunan ruas jalan.

Di antaranya ruas Seksi 1 Palembang–Rengas dan Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai dengan panjang lintasan 54,5 km.

Untuk saat ini pembangunan ruas tol Palembang-Betung seksi 1 dan 2 sudah mencapai progres pembangunan 70,69 persen.

Sedangkan untuk ruas seksi 3 Pangkalan Balai–Betung dengan panjang lintasan 14,69 km masih mencapai 12,65 persen untuk progres pembangunan konstruksinya.

Pembangunan jalan tol Palembang-Betung mendapatkan total investasi Rp4,77 triliun.

Dengan rinciannya, untuk ruas tol Seksi 1 dan 2 mendapatkan investasi senilai Rp2,67 triliun yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Waskita.

Sedangkan ruas tol Seksi 3 mendapatkan total investasi Rp2,1 triliun yang dilaksanakan oleh kontraktor PT Hutama Karya Infrastruktur.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol Palembang-Betung ini memberikan berbagai macam manfaat.

Selain diharapkan dapat memeratakan pembangunan daerah di wilayah perlintasan, jalan tol Palembang-Betung bisa meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas masyarakat Sumatera Selatan.

Hadirnya tol ini juga diharapkan bisa meningkatkan efisiensi distribusi logistik yang berdampak pada penurunan biaya transportasi.

Dengan melintasi tol Palembang-Betung, waktu tempuh perjalanan akan semakin singkat.

Biasanya perjalanan dari Palembang ke Betung atau sebaliknya ditempuh dalam 3,5 jam bisa dipangkas atau dihemat menjadi satu jam saja.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *