Lewat Beasiswa S1, Pemkot Palembang Siapkan Lompatan SDM ASN

kabarterkinionline.com
Lewat Beasiswa S1, Pemkot Palembang Siapkan Lompatan SDM ASN. Pemerintah Kota Palembang mulai menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN). Salah satu upaya strategis yang tengah dikaji adalah program beasiswa Strata 1 (S1) bagi ASN melalui kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) Palembang.
Kebijakan ini sejalan dengan visi Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam yang menempatkan penguatan kapasitas ASN sebagai fondasi utama reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran UT Palembang dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim. Pertemuan ini menitikberatkan pada sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung program Palembang Cerdas, baik bagi masyarakat maupun aparatur pemerintahan.
Sekda Palembang Aprizal Hasyim menegaskan, peningkatan kualifikasi akademik ASN merupakan kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas tantangan birokrasi saat ini. Menurutnya, pengalaman kerja harus diperkuat dengan kompetensi keilmuan yang relevan.
“ASN harus benar-benar memahami dan menguasai tugas pokok dan fungsinya, tidak hanya menjalankan rutinitas administratif,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Palembang akan mengkaji secara mendalam skema kerja sama tersebut, termasuk substansi Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta kesiapan anggaran daerah. Pemerintah ingin memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kita akan melihat kemungkinan realisasi pada tahun anggaran 2026 atau melalui anggaran perubahan. Pembahasannya tentu melibatkan OPD terkait,” katanya.
Sementara itu, Direktur UT Palembang Muhammad Tair Abunaim menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyatakan UT siap mendukung penuh program peningkatan kapasitas ASN Kota Palembang.
“Kami mengapresiasi keterbukaan Pemkot Palembang. UT siap bersinergi dalam menyukseskan program Palembang Cerdas,” ujarnya.
Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh UT memungkinkan ASN melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas kedinasan. Fleksibilitas waktu belajar, metode mandiri, serta biaya yang terjangkau menjadi keunggulan utama.
Program beasiswa S1 ini diharapkan mampu mendorong reformasi birokrasi berbasis kompetensi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Jika terealisasi, kerja sama ini berpotensi menjadi model pengembangan SDM aparatur daerah yang dapat direplikasi oleh pemerintah kota lain, sekaligus menegaskan bahwa investasi pada pendidikan ASN merupakan investasi jangka panjang bagi tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *