kabarterkinionline.com
Untuk Mendukung Upaya Ketahanan Pangan, Pemprov Sumsel Mengajak Masyarakat. Menurut Undang Undang Nomor 18 tahun 2012 pangan itu adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, pertanian, kehutanan, peternakan, perairan juga usaha yang menambah nilai baik diolah atau tidak diolah untuk konsumsi termasuk bahan pangan dan minuman. Hal ini ditegaskan oleh Sandy Susfany sebagai Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan ketika menjadi narasumber Mozaik Indonesia segmen Ketahanan Pangan di Studio Pro 1 RRI Palembang Rabu ( 22/10/2025 ).
“Sesuai dari arahan Pemerintah seluruh lapisan masyarakat diharapkan ikut serta dalam menjaga ketahanan pangan baik masyarakat, pihak terkait seperti TNI dan semua unsur masyarakat salah satunya dengan memanfaatkan lingkungan rumah untuk menamam tanaman dalam memenuhi kebutuhan sehari hari seperti cabe, sayur sayuran,” tegas Sandy.
Dinas Ketahanan Pangan juga selalu memberikan edukasi ke masyarakat untuk menanam dihalaman rumah seperti polybag. Diharapkan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari hari dengan tidak membeli termasuk pembuatan kolam ikan yang sederhana tapi bermanfaat untuk keluarga.
“Ketersediaan pangan dalam suatu wilayah juga menjadi perhatian dari Dinas Ketahanan Pangan khususnya di Sumatera Selatan sehingga ketika ada komoditi yang kurang maka akan dilakukan pemasokan dari daerah luar dan jika ada komoditi pangan yang berlebih seperti kedelai dan bawang yang masih menambah dari pasokan luar daerah dan tentu dalam pengawasan dalam penggunaaanya,” jelas Sandy.
Untuk ketersedian komoditas peternakan tetap dilakukan pengawasan termasuk sidak ke masayarakat dalam pembatasan pangan asal hewan dan tumbuhan. Sehingga penjualan ditengah masyarakat tetap berjalan aman.
“Untuk barang impor yang masuk tentunya sudah punya ijin dari dinas terkait tidak akan terlewati juga untuk dilakukan pengawasan dari Dinas Ketahanan Pangan apakah sudah layak edar, kadaluarsa barang yang diedarkan ke masyarakat sehingga tidak akan merugikan masyarakat,” tegas Sandy.
Diharapkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga ketahanan pangan dengan melakukan stop boros pangan yaitu ambilah secukupnya sesuai kebutuhan dan habiskan. Sehingga dengan stop boros pangan maka ketahanan pangan akan terselamatkan dan tetap terjaga di wilayah Sumatera Selatan.







