Pekerjaan Tol Palembang – Betung Masuk Tahap Krusial, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Lintas Jalintim

Kabarterkinionline.com
Pekerjaan Tol Palembang – Betung Masuk Tahap Krusial, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan di Lintas Jalintim.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi, khususnya pembangunan overpass dan pemasangan balok jembatan, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Nasional Lintas Timur Sumatra Palembang–Betung.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @hutamakarya, dijelaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan di KM 69–71, baik arah Palembang menuju Jambi maupun sebaliknya.
Rekayasa yang diterapkan berupa sistem buka tutup jalur, dengan skema pembukaan setiap satu jam sekali atau disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Meski dilakukan penutupan sementara, kendaraan darurat tetap dapat melintas melalui jalur alternatif (detour) sesuai arahan petugas.
Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran proses konstruksi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, Zakirin, menjelaskan bahwa pemasangan balok jembatan berlangsung di beberapa titik, mulai dari STA 97+000 hingga STA 111+690.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian krusial dalam penyelesaian struktur utama Tol Palembang–Betung.
Pengaturan arus lalu lintas akan dilaksanakan dalam dua periode, yakni pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026 serta 11 hingga 14 Februari 2026.
Selama rentang waktu tersebut, sistem buka tutup hanya diberlakukan pada malam hari, mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Petugas gabungan akan disiagakan di lokasi untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan tidak terjadi kemacetan berkepanjangan.
Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengatur jadwal perjalanan agar terhindar dari hambatan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” ujar Zakirin.
Pembangunan Tol Palembang–Betung diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah menargetkan proyek strategis ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *