kabarterkinionline.com
Perusahaan yang Diduga jadi Penyebab Bencana Sumatera, Intip Gaji Raksasa Bos-bos PT Toba Pulp Lestari
Perusahaan yang Diduga jadi Penyebab Bencana Sumatra, Intip Gaji Raksasa Bos-bos PT Toba Pulp Lestari. PT Toba Pulp Lestari tengah menjadi sorotan publik karena diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra.
Di tengah perhatian tersebut, publik juga menyoroti struktur kepemimpinan perusahaan, mulai dari jajaran direksi hingga dewan komisaris, yang memegang kendali atas pengambilan keputusan strategis perusahaan.
Sebagai petinggi, mereka tentu menerima remunerasi dalam jumlah besar. Lalu, berapa sebenarnya gaji yang diterima para direksi dan komisaris PT Toba Pulp Lestari berdasarkan laporan resmi perusahaan?
JajaranDireksi PT Toba Pulp Lestari
1. Sandeep Bhalla, Direktu Utama
Sandeep Bhalla adalah warganegara India yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Toba Pulp Lestari.
Pria yang meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Kamla Nehru Institute of Technology ini resmi menduduki posisi pada 29 November 2023 melalui Keputusan RUPS Luar Biasa.
Sebelum bergabung dengan Toba Pulp Lestari, Sandeep Bhalla memiliki pengalaman lebih dari20 tahun di industri pulp & Kertas.
Ia pernah bekerja di JK Paper Limited (dari tahun 1993-2008), Century Pulp & Paper (2008-2011), dan JK Paper Limited (2011-2017), sebelum akhirnya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Toba Pulp Lestari di tahun 2023.
2. Jandes Halomoan Silalahi, Direktur
Jandres Halomoan Silalahi merintis karier profesional bersama PT Toba Pulp Lestari sejak tahun 1996.
Selama lebih dari dua dekade, pria lulusan Diploma Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 1994 ini dipercaya menduduki posisi-posisi strategis perusahaan, mulai dari Akuntan Perkebunan, Kepala Departemen Pasokan Serat, hingga Koordinator Pengembangan Lahan Masyarakat.
Puncak kariernya, ia resmi diangkat sebagai Direktur Perserooan melalui Keputusan RUPS Tahunan pada 28 Agustus 2020.
3, Anwar Lawden Direktur
ahli hukum lulusan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) pada tahun 1988.
Pria kelahiran tahun 1974 ini memulai karier profesionalnya sebagai staf hukum di PT Raja Garuda Mas Indonesia pada tahun 2000 dan PT Supra Matra Abadi dari tahun 2002 hingga 2008.
Ia baru bergabung dengan PT Toba Pulp Lestari pada tahun 2008 sebagai Manajer Legal.
Satu tahun bekerja, Anwar resmi diangkat sebagai Direktur Perseroan melalui Keputusan RUPS Luar Biasa pada 15 Mei 2009.
4. Niroshan Romesh Silva Direktur
Niroshan Romesh Silva adalah seorang professional keuangan dari Sri Lanka.
Pria yang meraih gelar Sarjana Perdagangan dari University of Sri Jayewardenepura (2001) ini memulai kariernya sebagai Management Trainee di MJF Group.
Kemudian ia berkarier sebagai Chief Financial Officer (CF) di Brandix Group di Bangladesh selama lebih dari satu dekade (2003-2014) dan CFO di EPIC Group pada tahun 2014-2018.
Niroshan baru bergabung dengan PT Toba Pulp Lestari pada Maret 2023 sebagai Deputy Financial Controller. Ia baru diangkat sebagai Direktur pada 29 November 2023 melalui Keputusan RUPS Luar Biasa.
5. Monang Simatupang Direktur
Monang Simatupang adalah profesional yang ahli di bidang Pertanian. Tentu saja, sebab ia merupakan Sarjana Pertanian dari Universitas Generasi Muda Medan yang lulus pada tahun 2005.
Monang sendiri sudah bergabung dengan Perseroan sejak tahun 1991 sebagai Mandor Reboisasi.
Seiring berjalannya waktu, Monang perlahan-lahan mendapat promosi untuk menjabat sebagai Manajer Perkebunan selama lebih dari dua dekade, dan Kepala Operasi Serat.
Memiliki pengalaman yang panjang di Perseroan, membuat Monang dipercaya untuk diangkat sebagai Direktur Perseroan.
Ia resmi menduduki posisi ini berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan pada 23 Februari 2023.
Dewan Komisaris PT Toba Pulp Lestari
1. Ignatius Ari Djoko Purmono, Komisaris Utama
Ignatius Ari Djoko Purnomo adalah komisaris utama PT Toba Toba Pulp Lestari dengan latar belakang pendidikan yang unik.
Bukan gelar Sarjana Kehutanan atau Bisnis, melainkan Sarjana Filsafat yang diraihnya dari Akademi Filsafat Driyarkara (1986) dan Sarjana Teologi dari Melbourne College of Divinity (2001).
Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia langsung terjun ke dunia profesional, khususnya dalam bidang konsultasi komunikasi dan publik relations di beberapa perusahaan terkemuka.
Puncak kariernya, ia diangkat sebagai Presiden Komisaris melalui Keputusan RUPS Luar Biasa pada 2 Desember 2016.
2, Elisa Ganda Togu Manurung, Komisaris Independen
Elisa Ganda Togu Manurung adalah seorang akademisi dan konservasi kehutanan yang meraih gelar Insinyur Kehutanan (1985) dan Magister Sains (1989) dari Institut Pertanian Bogor (IPB), serta gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Ekonomi Kehutanan di University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat pada tahun 1995.
Pria yang memulai karier sebagai akademisi di Fakultas Kehutanan IPB pada tahun 1980-an ini memiliki pengaruh yang begitu luas di bidang kehutanan.
Berkat ilmunya yang dalam, Elisa dipercaya untuk mengisi posisi prestis di organisasi swasta dan lembaga pemerintahan, seperti Wakil Direktur di WWF Indonesia dan Penasihat Senior Menteri Kehutanan RI.
Rekam jejaknya yang begitu memukau, membuatnya diangkat sebagai Komisaris Independen PT Toba Pulp Lestari pada 7 Juni 2018.
3. Thomson Siagian, Komisaris Independen
Pria kelahiran pada tahun 1951 ini memiliki gelar Sarjana Hukum yang diraihnya dari Universitas Sam Ratulangi pada tahun 1981.
Sebelum menjadi Komisaris, Thomson memulai karier profesionalnya sebagai Ajudan Jaksa Agung pada tahun 1991 hingga 1997.
Kariernya selama bekerja di institusi Kejaksaan Agung Republik Indonesia terbilang cukup mulus karena ia mendapatkan tugas-tugas penting seperti Konsulat Jenderal RI di Hong Kong (1997-2003) hingga berperan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Medan.
Setelah pensiun dari Kejaksaan, Thomson Siagian diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan melalui Keputusan RUPS Tahunan pada 30 Juli 2021.
4 Joni Supriyanto, Komisaris Independen
Joni Supriyanto adalah pensiunan TNI yang kini menjabat sebagai Komisaris Independen Toba Pulp Lestari.
Pria lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1986 ini menghabiskan puluhan tahun mengabdi di TNI AD.
Selama berkarier di dunia militer, ia pernah menduduki jabatan-jabatan tertinggi di lingkungan TNI, seperti Pangdam Jaya (2018-2019), Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2019-2020), dan Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI (2020–2022).
Tidak lama setelah pensiunnya pada Agustus 2022, Joni Supriyanto diangkat sebagai Komisaris Independen Perseroan melalui Keputusan RUPS Tahunan pada 15 Juli 2022.
Kisaran Gaji Direksi dan Komisaris PT Toba Pulp Lestari . Mengutip dari Laporan Tahunan Perseroan 2024, remunerasi yang diterima oleh anggota Direksi untuk tahun 2024 adalah sebesar US$513 ribu atau Rp8,553 miliar (kurs US$1 = Rp16.672).
Sementara remunerasi anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2024 adalah sebesar US$270 ribu yang setara dengan Rp4,501 miliar.
.
Perusahaan yang Diduga jadi Penyebab Bencana Sumatera, Intip Gaji Raksasa Bos-bos PT Toba Pulp Lestari







