Ratu Dewa Lepas Keberangkatan 238 Pemudik Gratis Pegadaian: “Titip Salam untuk Keluarga di Kampung”

Kabarterkinionline.com

Ratu Dewa Lepas Keberangkatan 238 Pemudik Gratis Pegadaian: “Titip Salam untuk Keluarga di Kampung”

Pemudik diberangkatkan ke sejumlah kota yakni Padang, Bandung, Kudus, Malang, Yogyakarta Pantura dan Yogyakarta Selatan.

Suasana hangat dan akrab merapikan halaman keberangkatan saat orang nomor satu di Palembang tersebut menyapa satu per satu pemudik di dalam bus eksekutif.

Dalam berbagai hal, Ratu Dewa menekankan pentingnya silaturahmi. Dia mengaku sangat merindukan kerinduan warga Palembang yang ingin berkumpul dengan orang tua dan sanak saudara di kampung halaman.

“Melihat bapak dan ibu tersenyum di dalam bus ini, saya ikut merasa bahagia. Mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tapi perjalanan hati untuk kembali ke kampung halaman kita. Saya titip salam hangat untuk keluarga di kampung halaman. Katakan pada mereka, pemerintah dan BUMN hadir untuk memastikan bapak-ibu pulang dengan kenyamanan,” ujar Ratu Dewa.

Ratu Dewa juga mengapresiasi inisiatif Pegadaian yang tidak hanya memberikan bus, tetapi juga uang saku dan jaminan kesehatan.

“Saya sangat mengapresiasi Pegadaian yang memberikan fasilitas luar biasa, bahkan ada uang sakunya. Ini sangat membantu meringankan beban ekonomi warga kita. Semoga langkah baik ini menjadi berkah bagi perusahaan dan kebahagiaan bagi warga Palembang,” tambahnya.

Sebelum melepas bus secara simbolis, Ratu Dewa kembali mengingatkan para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan.

“Kepada para pengemudi, saya minta tolong jaga ‘aset’ berharga kami ini. Jangan mengejar waktu, kejarlah keselamatan. Ingat, ada anak dan istri yang menunggu mereka dengan rindu yang sudah menumpuk setahun lamanya,” tutup Ratu Dewa sambil mengibarkan bendera pelepasan.

Kepala Kanwil III Pegadaian Sumbagsel, Novriyandi, menjelaskan bahwa tahun 2026 ini sengaja memberikan layanan ekstra. Enam bus eksekutif dikerahkan menuju kota-kota besar seperti Padang, Bandung, hingga Yogyakarta.

“Kami ingin masyarakat pulang dengan perasaan tenang. Setiap bus didampingi pendamping dari karyawan kami. Ada pemeriksaan kesehatan gratis, dan komunikasi terus terjaga melalui grup WhatsApp selama perjalanan,” jelas Novriyandi.

Novriyandi menambahkan, Kanwil III Sumbagsel menjadi wilayah pertama di seluruh Indonesia yang menyelenggarakan pemberangkatan mudik bersama BUMN tahun ini

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *