kabarterkinionline.com
Sekda menekankan, Petugas Dishub Harus Disiplin, 21 Titik Macet di Palembang
Sekda Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menekankan pentingnya kedisiplinan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dalam mengurai kemacetan di titik-titik rawan lalu lintas.
Hal itu disampaikan saat memimpin apel besar di Kantor Dishub Palembang, Senin (22/9/2025).
“Dishub Keberadaan sangat dirasakan masyarakat. Karena itu saya tekankan disiplin, terutama dalam menjaga titik-titik kemacetan. Jika petugas hadir, masyarakat akan merasa nyaman,” kata Aprizal.
Menurutnya, Dishub tidak hanya bertugas mengatur arus lalu lintas, tetapi juga menangani penerangan jalan umum (PJU). Seluruh tugas itu, kata Aprizal, bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga menuntut tanggung jawab yang tinggi.
21 Titik Kemacetan Jadi Fokus
Kepala Dishub Kota Palembang, Agus Supriyanto menyebut telah menempatkan petugas di 21 titik rawan kemacetan. Beberapa di antaranya adalah simpang Parameswara, simpang Angkatan 45, simpang Polda, serta kawasan sekolah Muhammadiyah dan Palimo.
“Setiap pagi dan sore hari sering terjadi kemacetan akibat aktivitas antar-jemput sekolah, jam kerja, hingga pasar. Karena itu kehadiran petugas Dishub di lapangan sangat vital,” jelas Agus.
Aprizal menegaskan agar jajaran Dishub terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait sehingga penanganan lalu lintas berjalan lebih efektif.
Tes Urine Pastikan Alat Bebas Narkoba
Selain tekanan kerja disiplin, Aprizal juga meninjau pelaksanaan tes urine massal di lingkungan Dishub Palembang. Sebanyak 300 pegawai, mulai dari ASN, PPPK, hingga PHL, mengikuti tes tersebut untuk memastikan aparatur bebas dari narkoba.
“Siapapun yang terbukti positif akan dikenakan sanksi tegas sesuai aturan. ASN harus bersih dan bebas narkoba agar bisa mendukung program unggulan pemerintah kota,” tegasnya.
Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Rudi Irawan, menambahkan tes urine ini merupakan instruksi langsung Wali Kota Palembang bekerja sama dengan BNN. Hingga kini, sebanyak 600 pegawai dari tiga OPD telah menjalani tes, dan program serupa akan dilanjutkan ke OPD lainnya.
“Target kami adalah zero pengguna narkoba di lingkungan Pemkot Palembang,” ujar Rudi.
Wujudkan Pelayanan Publik Profesional
Dengan langkah disiplin petugas di titik kemacetan serta pencegahan narkoba di internal aparatur, Pemkot Palembang berharap pelayanan publik dapat terwujud secara lebih bersih, profesional, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.







