kabarterkinionline.com
Tekan Stunting dan Kendalikan Harga Pangan Pemkot Palembang Tunjukkan Inovasi Nyata . Pemerintah Kota Palembang kembali membuktikan keseriusannya dalam menangani persoalan mendasar masyarakat — mulai dari penurunan angka stunting hingga pengendalian harga pangan.
Dalam ajang Presentasi Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Kamis (6/11/2025), Wali Kota Palembang Ratu Dewa memaparkan dua inovasi unggulan yang menjadi andalan Pemkot: SICANTIK KETING MUSI dan SEGPUR.
Program SICANTIK KETING MUSI (Sistem Informasi Cegah Stunting secara Terintegrasi dan Kolaborasi Kendalikan Stunting) menjadi gebrakan digital Pemkot Palembang dalam menekan angka stunting.
Informasi PLN
Melalui aplikasi ini, pemerintah dapat memantau sebaran kasus, kondisi sosial ekonomi keluarga, hingga akses terhadap pangan bergizi secara real time.
“Sistem ini memetakan lokasi dan keluarga berisiko stunting dengan tepat, sehingga penanganan bisa lebih cepat dan akurat,” jelas Ratu Dewa.
Hasilnya terbukti signifikan. Prevalensi stunting di Kota Palembang turun dari 18,9 persen menjadi 10,6 persen pada 2024, dengan fokus intervensi kini berada di kawasan Seberang Ulu dan Gandus.
Inovasi kedua, SEGPUR (Semangat Gerakan Pangan Murah), berperan besar dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus mendorong daya beli masyarakat.
“Program ini menghadirkan bahan pangan bergizi dengan harga terjangkau, membuka pasar bagi hasil pertanian lokal, dan mendorong efisiensi lahan,” ujar Ratu Dewa.
Program tersebut terbukti efektif menekan inflasi Palembang — dari 5,95 persen pada 2022 menjadi 3,22 persen pada 2023, dan turun lagi ke 1,24 persen pada 2024.
Ratu Dewa menegaskan, seluruh langkah inovatif ini selaras dengan arah pembangunan daerah 2025 serta visi RPJMD 2025–2029, yang menekankan tata kelola pemerintahan inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Inovasi seperti SEGPUR bukan hanya menstabilkan harga dan memperpendek rantai pasok, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sinergi antar lembaga,” tandasnya.







