
kabarterkinionline.com
Tidak Gusur Komunitas Tuna Netra, Rencana Pembangunan Rusunawa Palembang . Mengenai keresahan warga kampung Tuna Netra, di jalan Seduduk Putih, Kelurahan 8 Ilir Palembang, yang kemungkinan tergusur akibat rencana penataan dan pembangunan Rusunawa oleh Pemerintah.
Ditemui pada Senin 29 September 2025, Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan pembahasan awal proyek tersebut sudah dilakukan sejak November tahun 2024, berkenaan dengan proyek Strategis Nasional (PSN) 3 juta Rumah.
“pembahasan awalnya di November 2024, bahwa ada PSN pembangunan 3 juta rumah.” ujarnya.
Sejauh ini rencana tersebut masih memasuki tahap studi kelayakan, dan kampung Tuna Netra menjadi salah satu lokasi yang diprioritaskan.
“Sekarang masih dalam tahap studi kelayakan. Jadi dari Kementerian pusat yang koordinasi dengan Pemprov dan Pemkot, salah satu tempat yang direkomendasikan adalah di tempatnya Organisasi Tuna Netra.” Lanjut Walikota Palembang.
Meski begitu, walikota Palembang menegaskan jika proyek tersebut direalisasi, lantai dasar Rusunawa diprioritaskan bagi kalangan Tuna Netra yang sudah bermukim lama di lokasi tersebut.
“Meski begitu, setelah saya baca lagi. Diprioritaskan, nanti di lantai dasar khusus untuk para Tuna Netra.” tandas Ratu Dewa.
Walikota Palembang tidak menampik, jika memang ada kelalaian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kota Palembang yang belum mengajak komunitas Tuna Netra yang ada untuk berdialog bersama mengenai rencana tersebut.
Untuk itu, OPD terkait sudah diminta untuk melakukan dialog bersama komunitas Tuna Netra untuk mencari solusi terbaik, agar Komunitas Tuna Netra tidak terabaikan.
“Memang setelah saya cek, ada sedikit kelalaian dari OPD kita. Jadi Organisasi Tuna Netra belum diajak duduk bersama. Maka saya minta OPD untuk mengajak mencari solusi terbaik.” katanya.
Walikota Palembang menegaskan jika para Tuna Netra tidak akan digusur, dan Pemerintah hanya memperbaiki tempat.







