kabarterkinionline.com
Warisan Budaya Palembang Resmi Diakui Nasional, Aesan Paksangko hingga Bubur Suro. Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia resmi menetapkan sebanyak 514 Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI) untuk tahun 2025. Penetapan ini dilakukan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Dari Kota Palembang sendiri, tiga warisan budaya berhasil ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia, yakni Aesan Paksangko, Rumah Rakit, dan Bubur Suro Palembang. Ketiganya lolos dalam sidang penetapan yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi, Direktorat Warisan Budaya.
Dengan penetapan terbaru ini, jumlah WBTbI yang tercatat secara nasional mencapai 2.727 unsur budaya, yang terbagi dalam lima domain, yaitu:
Adat Istiadat Masyarakat, Ritus, dan Perayaan-perayaan;
- Kemahiran dan Kerajinan Tradisional;
- Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku mengenai Alam dan Semesta;
- Seni Pertunjukan; serta
- Tradisi dan Ekspresi Lisan.
Sebelum disahkan, setiap Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK) harus melalui serangkaian proses mulai dari pengusulan oleh pemerintah daerah di awal tahun, penilaian oleh tim ahli dalam tiga tahap, hingga akhirnya dibawa ke sidang penetapan WBTbI. Sidang tersebut telah berlangsung sejak Minggu (5/10/2025) hingga Jumat (10/10/2025).
Tahun ini juga menjadi tahun dengan jumlah penetapan terbanyak sejak program WBTbI diluncurkan pada 2013. Untuk pertama kalinya, lebih dari 500 unsur budaya ditetapkan, jauh melampaui rekor sebelumnya yang tidak pernah melebihi 289 penetapan per tahun.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Sulaiman Amin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses untuk tiga warisan budaya takbenda asal Palembang yang resmi menjadi bagian dari Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025. Ini menjadi bukti kekayaan budaya Palembang yang terus dijaga dan dilestarikan,” ujar Sulaiman melalui laman resmi Kebudayaan Palembang, Minggu (11/10/2025).







