kabarterkinionline.com
Gunakan LRT Pemkot Palembang ajak masyarakat Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan mengajak masyarakat beralih ke transportasi publik kereta api ringan atau light rail transitt (LRT) untuk mengurangi kemacetan kendaraan di jalan raya.
“Selain itu juga dapat menekan polusi udara, dan membudayakan gaya hidup yang lebih efisien,” kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani di Palembang, Senin.
Dia mengatakan bahwa pilihan menggunakan transportasi publik bukan hanya memberikan kemudahan perjalanan, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“LRT Sumsel merupakan ikon kebanggaan serta investasi jangka panjang yang harus digunakan dan dijaga bersama,” katanya.
Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan LRT sebagai bagian dari gaya hidup masa kini.
“Jadikanlah penggunaan LRT sebagai gaya hidup yang cerdas, efisien, sehat, dan peduli terhadap lingkungan,” tegasnya.
Dia menambahkan, saat ini Pemkot Palembang terus melakukan peningkatan kualitas transportasi umum, termasuk pengembangan layanan feeder yang terintegrasi dengan LRT.
Hingga saat ini, baru terdapat delapan koridor feeder LRT Musi Palembang yakni koridor 1 (Talang Kelapa-Punti Kayu), koridor 2 (Asrama Haji-Sematang Borang), koridor 3 (Asrama Haji-Talang Betutu).
Kemudian koridor 4 (Stasiun Polresta-Perum OPI), koridor 5 (Stasiun DJKA-Tegal Binangun), koridor 6 (Stasiun RSUD-Sukawintan), Koridor 7 (Stasiun Bumi Sriwijaya-Bukit Siguntang) dan koridor 8 (Asrama Haji-Talang Jambe).
“Layanan feeder ini rencananya akan ditambah agar lebih banyak masyarakat yang menggunakan LRT,” ujarnya.






