kabarterkinionline.com
Lewat KAWAL PAK WALI Pemkot Palembang Perkuat Digitalisasi Agenda Pimpinan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui penerapan aplikasi KAWAL PAK WALI untuk mengelola agenda pimpinan daerah secara terintegrasi.
Platform berbasis web tersebut dirancang untuk menangani berbagai tahapan agenda pengelolaan, mulai dari proses pengajuan, koordinasi, penjadwalan hingga pemantauan kegiatan pimpinan.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Palembang, Paramiswari, mengatakan aplikasi itu dikembangkan karena pengajuan agenda sebelumnya masih dilakukan melalui berbagai media komunikasi.
“Agenda pengajuan masih melalui banyak kanal, ada yang lewat WhatsApp, telepon, bahkan ada yang disampaikan secara lisan. Jadi informasinya masih tersebar di beberapa tempat,” ujarnya.
Kondisi tersebut kemudian mendorong perlunya sebuah sistem yang mampu mengumpulkan seluruh informasi agenda dalam satu platform. KAWAL PAK WALI saat ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan kegiatan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah.
Paramiswari mengungkapkan dengan sistem yang dimaksudkan, setiap agenda pengajuan dapat dicatat dan diproses melalui mekanisme yang sama. Cara ini juga membantu tim protokol mengidentifikasi kemungkinan adanya jadwal kegiatan yang saling mendekat atau mengundang.
“Kalau misalnya ada agenda yang berdekatan atau berpotensi terjadi bentrokan, kita bisa mengetahuinya lebih awal dan langsung melakukan koordinasi dengan OPD terkait,” jelasnya.
Menurut Paramiswari, digitalisasi tersebut turut membuat komunikasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menjadi lebih terarah. Data agenda yang masuk dapat terdokumentasi sehingga memudahkan proses koordinasi maupun tindak lanjut.
Pemkot Palembang bertujuan penggunaan KAWAL PAK WALI dapat berdiskusi ke seluruh OPD, kecamatan, hingga badan usaha milik daerah (BUMD). Penerapan secara menyeluruh diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengaturan kegiatan pimpinan.
“Yang paling kita harapkan tentunya agenda pimpinan bisa lebih optimal. Karena kalau pengelolaannya sudah lebih tertata, kita bisa menyesuaikan agenda pimpinan dengan lebih baik,” katanya.
Selain untuk pengaturan jadwal, penerapan sistem digital ini diharapkan mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Proses pengajuan yang lebih terstruktur, pencatatan yang tersimpan dalam satu sistem, serta koordinasi yang lebih cepat menjadi sejumlah manfaat yang ingin dicapai.
Untuk saat ini, Pemkot Palembang tetap mengutamakan penyempurnaan dan penerapan KAWAL PAK WALI di lingkungan pemerintahan. Pengembangan sistem akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing instansi.
Dalam jangka panjang, Pemkot Palembang bahkan membuka peluang agar sistem tersebut dapat menjangkau lebih banyak pihak, termasuk hingga tingkat kelurahan dan masyarakat.
“Jangka panjangnya, kita berharap sistem ini bisa menjangkau sampai ke kelurahan dan masyarakat, sehingga pengajuan agenda bisa dilakukan lebih luas dan terintegrasi,” ujar Paramiswari.






