Akibat Geng Motor Pemkot Palembang Segera Perbaiki 13 Fasilitas Rusak

Nasional46 Dilihat

kabarterkinionline.com

 Akibat Geng Motor Pemkot Palembang Segera Perbaiki 13 Fasilitas Rusak .

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memastikan segera memperbaiki fasilitas umum yang mengalami kerusakan usai insiden kerusuhan oleh rombongan pemuda diduga geng motor pada Minggu (31/8/2025) dini hari. Kericuhan tersebut meninggalkan jejak kerusakan di sejumlah titik, termasuk di jalan protokol Kota Palembang.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan tim lapangan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh sekaligus memulai proses perbaikan. Dari hasil pengecekan sementara, sedikitnya ada 13 titik fasilitas umum yang terdampak. Salah satu kerusakan paling terlihat berada di Jalan POM IX, tak jauh dari Gedung DPRD Sumsel, lokasi yang sempat menjadi pusat kericuhan.

“Ya, 13 titik fasilitas umum yang rusak akan segera diperbaiki agar kembali dapat digunakan masyarakat,” kata Ratu Dewa. Kamis (4/9/2025).

Selain fokus pada perbaikan fisik sarana umum, Pemkot Palembang juga menegaskan keseriusannya dalam menampung aspirasi masyarakat dan mahasiswa. Desakan agar pemerintah lebih serius menangani persoalan sosial dan ekonomi di kawasan terdampak disebut sebagai sinyal penting yang tidak bisa diabaikan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Pembahasan mengenai persoalan sosial menjadi perhatian bersama agar kondisi tetap stabil dan tidak memicu gejolak baru,” jelas Dewa.

Menurutnya, langkah pemerintah tidak hanya sebatas memperbaiki fasilitas yang rusak, tetapi juga harus menyentuh akar permasalahan yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Di sisi lain, Ratu Dewa juga memberikan apresiasi terhadap aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa beberapa hari lalu. Aksi tersebut berlangsung damai, tanpa insiden anarkis, bahkan diwarnai dengan sikap peduli lingkungan dari para peserta.

“Alhamdulillah hari ini demo mahasiswa tertib. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa, aparat TNI-Polri, serta seluruh pihak yang dengan tulus menjaga ketertiban kota kita. Ini bukti Palembang adalah kota yang cinta damai,” kata Wali Kota Palembang, Senin (1/9/2025).

Ia juga menyoroti hal positif yang dilakukan para peserta aksi, yakni membersihkan sampah usai kegiatan. Menurutnya, hal itu mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Pulang demo adik-adik ada yang memungut sampah, membersihkan bekas demo. Itu sangat menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Ratu Dewa menilai bahwa sikap tertib para peserta aksi sekaligus menjadi refleksi masyarakat Palembang yang mampu menjaga kerukunan dan kebersamaan meskipun dalam situasi penuh perbedaan. Pemerintah, lanjutnya, akan menjadikan aspirasi yang telah disampaikan sebagai bahan evaluasi sekaligus landasan dalam merumuskan kebijakan ke depan.

“Semua aspirasi sudah didengar. Pemerintah tentu wajib mengevaluasi dan menindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab. Semoga ini menjadi titik balik perjuangan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi pada Minggu (31/8/2025) dini hari ketika sekelompok pemuda yang diduga geng motor melakukan aksi perusakan di sejumlah titik di Kota Palembang. Sejumlah fasilitas publik mengalami kerusakan, termasuk pos polisi, kendaraan dinas, dan sarana jalan. Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran warga dan menjadi perhatian serius aparat keamanan.

Meski begitu, aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa beberapa hari setelahnya berlangsung dengan damai. Situasi ini menjadi pembeda sekaligus memberi pesan kuat bahwa penyampaian aspirasi bisa dilakukan secara tertib tanpa menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.

Pemkot Palembang kini menghadapi dua tugas sekaligus, yakni memperbaiki fasilitas umum yang rusak serta merespons isu sosial dan ekonomi yang menjadi keresahan warga. Dengan adanya koordinasi bersama pemerintah pusat serta dukungan masyarakat, diharapkan kondisi Kota Palembang tetap stabil dan tidak lagi memunculkan kericuhan di masa mendatang.

“Palembang adalah kota yang cinta damai. Kita harus menjaga kebersamaan ini agar tetap terjaga,” ujar Ratu Dewa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *