Dengan Penambahan Pos Damkar Baru, Pemkot Palembang Tingkatkan Kesiagaan Bencana

kabarterkinionline.com/
Pemerintah Kota Palembang terus berupaya meningkatkan keselamatan warga dengan Penambahan Pos Damkar Palembang di kawasan strategis, guna menghadapi potensi kebakaran dan bencana lainnya
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palembang, Kemas Haikal, menjelaskan rencana strategis ini. Penambahan pos ini diharapkan dapat mengoptimalkan respons tim damkar. Ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Palembang.
Berdasarkan standar manajemen kebakaran, Kota Palembang idealnya memiliki 15 pos damkar. Namun, saat ini baru delapan pos yang beroperasi. Penambahan pos di Talang Putri menjadi langkah awal untuk mendekati target tersebut.
Optimalisasi Jaringan Pos Damkar untuk Respons Cepat
Penambahan pos di Talang Putri menjadi prioritas bagi Disdamkarmat Palembang. Lahan untuk pembangunan pos ini merupakan hibah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal ini menunjukkan dukungan berbagai pihak untuk keselamatan masyarakat.
Kemas Haikal menyatakan bahwa proses pendesainan bangunan pos baru sedang berlangsung. Setelah desain final, pengajuan anggaran akan segera dilakukan. Pembangunan diperkirakan akan dimulai pada perubahan anggaran mendatang.
Meskipun demikian, pembangunan pos baru ini kemungkinan tidak akan selesai dalam tahun ini. Disdamkarmat tetap berkomitmen untuk mempercepat prosesnya. Tujuannya adalah agar pos baru dapat segera beroperasi penuh.
Dengan adanya Penambahan Pos Damkar Palembang, diharapkan jangkauan layanan dapat lebih merata. Waktu respons maksimal 15 menit setelah laporan diterima menjadi target utama. Ini krusial untuk meminimalkan kerugian akibat bencana.
Tantangan dan Kebutuhan Sumber Daya Penambahan Pos Damkar Palembang
Disdamkarmat Palembang menghadapi volume laporan yang cukup tinggi setiap harinya. Rata-rata 18 laporan aduan diterima, mencakup kebakaran, penanganan hewan buas, hingga kendaraan masuk got. Kesiapan tim menjadi sangat vital.
Salah satu kendala utama dalam mencapai target respons cepat adalah call center damkar yang belum terpusat. Saat ini, sistem terpusat masih dalam tahap persiapan. Hal ini penting untuk koordinasi yang lebih efektif.
Selain itu, masih terdapat area blank spot yang belum ter-cover oleh delapan pos damkar yang ada. Untuk mengatasi ini, Disdamkarmat memperkirakan kebutuhan empat hingga lima pos damkar baru lagi. Ini akan memastikan cakupan layanan yang lebih luas.
Kebutuhan personel juga menjadi perhatian serius bagi Disdamkarmat. Saat ini, Palembang memiliki 1.045 anggota damkar dengan dukungan 31 mobil damkar. Namun, jumlah ini masih dirasa kurang.
Dengan adanya penambahan pos baru, Disdamkarmat membutuhkan sekitar 250 personel tambahan. Jika target ideal 15 pos tercapai, kebutuhan anggota damkar bisa mencapai 600 orang. Peningkatan sumber daya manusia sangat penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *