DPRD Sumsel Soroti Pasokan Gabah, Beras Kemasan 5 Kg Mulai Sulit Dicari di Palembang

kabarterkinionline.com

DPRD Sumsel Soroti Pasokan Gabah,Beras Kemasan 5 Kg Mulai Sulit Dicari di Palembang

Sumatera Selatan (Sumsel) dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Namun, kondisi di lapangan mulai menimbulkan permasalahan. Beras kemasan 5 kilogram dilaporkan mulai sulit ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Palembang

Informasi tersebut disampaikan kepada masyarakat Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumsel, Abdul Fikri Yanto.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Komisi II DPRD Sumsel turun langsung meninjau sejumlah perusahaan yang memproduksi dan mengemas beras di sekitar Kota Palembang.

Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya berkaitan dengan terbatasnya pasokan gabah dari petani yang masuk ke gudang penggilingan.

Di sisi lain, biaya produksi beras kemasan 5 kilogram dinilai relatif lebih tinggi dibandingkan beras dalam kemasan yang lebih besar.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa beras kemasan 5 kilogram mulai sulit ditemukan di beberapa pasar tradisional. Oleh karena itu, kita perlu turun langsung melihat kondisi di lapangan, jangan sampai persoalan ini hanya kita dengar dari laporan tanpa melihat fakta sebenarnya,” ujar Abdul Fikri, Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, hasil peninjauan Komisi II menunjukkan permasalahan tersebut tidak semata-mata berada pada proses pengemasan. Ketersediaan gabah pada tingkat penggilingan justru menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.

“Kurangnya pasokan gabah diduga berkaitan dengan kondisi musim kemarau yang berdampak pada produksi dan ketersediaan gabah,” kata politisi PKS tersebut.

Selain itu, Abdul Fikri menyebutkan indikasi bahwa pada awal tahun sebagian gabah dari Sumsel mengalir atau dijual ke luar daerah. Kondisi tersebut diperkirakan ikut mengurangi ketersediaan bahan baku bagi industri penggilingan di Sumsel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *