kabarterkinionline.com/
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus menunjukkan kepedulian pada bidang keagamaan melalui berbagai program nyata. Wakil Wali Kota Palembang.
Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam menegaskan selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan layanan publik.
Pemkot Palembang juga menaruh perhatian besar pada kesejahteraan pengurus masjid serta tenaga pendidik agama.
“Melalui program Masuba (Marbot Sejahtera untuk Palembang Berdaya), Pemkot memberikan insentif Rp500 ribu per bulan kepada 500 marbot masjid di Palembang. Ini bentuk penghargaan atas peran mereka menjaga dan merawat rumah ibadah,” ujarnya.
Tidak hanya itu, sebanyak 938 ustadz dan ustadzah di Kota Palembang kini telah mendapatkan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Program ini menjadi wujud komitmen Pemkot dalam memberikan perlindungan sekaligus penghargaan bagi para pendidik agama yang selama ini membina moral dan spiritual masyarakat.
Menurut Prima Salam, program tersebut merupakan bagian dari visi mewujudkan Palembang Berdaya dan Palembang Sejahtera, di mana pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin masyarakat bukan sekadar objek pembangunan, tetapi subjek utama yang terlibat langsung dalam kemajuan kota. Dukungan terhadap marbot dan ustadz/ustadzah adalah bagian dari itu,” tegasnya.
Safari Jumat sendiri menjadi sarana rutin pemerintah untuk mendengar aspirasi warga sekaligus menyampaikan langsung berbagai program kerja. Kegiatan kali ini juga bertepatan dengan Milad ke-3 Yayasan Umik Sopiah Fauzi, yang diisi tausiah oleh ustadzah kondang Mamah Dedeh.
Dengan langkah ini, Pemkot Palembang berharap peran masjid semakin hidup sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan cahaya peradaban bagi masyarakat.







