Kabarterkinionline.com
Interupsi Rapat Paripurna XXXIII DPRD Sumsel, Desak Gubernur Sumsel Bertindak Perbaiki Jembatan ke Ponpes di Ogan Ilir Terendam Banjir. Kondisi jembatan penghubung menuju Pondok Pesantren Al Yaqin Nuruul Iman di Jalan Sriwijaya, Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, disorot tajam DPRD Sumatera Selatan. Infrastruktur itu dinilai memprihatinkan karena kerap terendam banjir saat hujan deras.
Sorotan disampaikan anggota Komisi IV DPRD Sumsel, Jauhari A. Ma, dalam Rapat Paripurna XXXIII DPRD Sumsel, Senin (27/4/2026). Ia menegaskan, kondisi jembatan tersebut sudah mengganggu aktivitas warga, terutama para santri yang setiap hari melintas.
“Kalau hujan tinggi, jembatan itu terendam. Ini jelas menghambat aktivitas masyarakat dan santri,” tegasnya.
Jauhari menambahkan, ponpes tersebut selama ini telah berkontribusi besar dengan menggratiskan seluruh layanan pendidikan. Bahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara swadaya.
“Artinya, ponpes ini sudah membantu negara, meringankan beban pemerintah. Sudah seharusnya negara hadir,” ujarnya.
Menurut politisi Fraksi PKS itu, Komisi IV sebelumnya juga telah meninjau langsung kondisi di lapangan. Karena itu, ia mendesak Pemerintah Provinsi Sumsel segera turun tangan.
“Ini jadi kewajiban kita untuk memberi sentuhan. Kami minta Gubernur segera merespons,” tandasnya saat interupsi dalam rapat Paripurna XXXIII DPRD Sumsel.





