Kabarterkinionline.com
Mengutip unggahan akun resmi Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), pada Minggu (14/9/2025) Prabowo mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam rapat terbatas tersebut, Prabowo akan mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah dan dampaknya dalam pembukaan lapangan kerja baru.
Beberapa pembahasannya ialah, Pertama dengan Kehadiran 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih akan menyerap tenaga kerja setidaknya sekitar 400 ribu orang. Menurutnya setiap koperasi akan mempekerjakan minimal 5 tenaga kerja baru.
Kedua adalah program Kementerian Pertanian untuk melakukan replanting atau penanaman baru di perkebunan rakyat seluas 870 ribu hektare. Hal ini akan mampu membuka lapangan kerja sebanyak 1,6 juta orang selama 2 tahun mendatang.
Kemudian di tahun ini, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ditargetkan mencapai 100 desa, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 7 ribu orang.
“Ke depannya, Presiden memberikan target pembangunan sebanyak 4 ribu titik KNMP, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja hingga mencapai 200 ribu orang,” jelas keterangan Setkab.
Lalu ada penciptaan lapangan kerja dari program Revitalisasi Tambak Pantura (seluas 20 ribu hektare) bisa mencapai lebih dari 132 ribu orang. Kemudian Program modernisasi 1.000 kapal nelayan, yang akan mampu menciptakan lapangan kerja baru sebanyak hampir 600 ribu orang.
“Dan masih ada beberapa program lainnya,” ucapnya.
Presiden RI Prabowo Subianto yakin dan telah menyiapkan strategi untuk menciptakan jutaan lapangan kerja guna menekan jumlah pengangguran di Indonesia.








