LHKPN Jadi Sorotan, Mobil Anak Viral, KPK Telusuri Harta Wali Kota Prabumulih

Kabarterkinionline.com
LHKPN Jadi Sorotan, Mobil Anak Viral, KPK Telusuri Harta Wali Kota Prabumulih. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan melakukan klaLaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi proaktif KPK dalam memastikan kepatuhan dan kebenaran laporan para pejabat negara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa seluruh aset yang dilaporkan Arlan akan diperiksa secara menyeluruh. Jika ada data yang belum lengkap, KPK tidak akan segan untuk memanggil yang bersangkutan.

“Semuanya nanti akan dicek, apakah memang ada laporan yang belum lengkap. Maka nanti KPK bisa melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (19/9/2025).

Budi menjelaskan, klarifikasi dapat dilakukan secara tatap muka maupun daring. Tujuannya adalah untuk menelusuri kebenaran atas harta yang dilaporkan.

Ia menambahkan, kepatuhan LHKPN tidak hanya soal waktu pelaporan, tapi juga isi laporan.

“Kepatuhan LHKPN tentu tidak hanya patuh soal waktu pelaporan, tapi juga patuh terkait dengan isinya. Apakah yang disampaikan sudah sesuai, sudah benar, sudah lengkap atau belum, nanti akan dicek,” ujarnya.

Berdasarkan data pelaporan, Arlan menyampaikan LLHKPN pada 13 Agustus 2024 saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Prabumulih.

Rinciannya meliputi:

 

  • Tanah dan bangunan: 18 bidang senilai Rp5,87 miliar
  • Alat transportasi dan mesin: 12 unit kendaraan termasuk truk dan buldoser senilai Rp4,92 miliar
  • Harta bergerak lainnya: Rp202 juta
  • Kas dan setara kas: Rp8 miliar
    Utang: Rp2 miliar

LHKPN Arlan menjadi sorotan publik setelah mobil mewah miliknya digunakan oleh sang anak ke sekolah dan viral di media sosial. Polemik semakin mencuat setelah Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dicopot dari jabatannya tak lama setelah insiden tersebut.

Video perpisahan Roni dengan siswa yang berderai air mata turut memperkuat sorotan publik. Namun, Kepala Dinas Pendidikan Kota Prabumulih, A Darmadi, membantah pencopotan Roni terkait insiden mobil anak wali kota.

Ia menyebut mutasi dilakukan karena tiga kasus: chat mesum guru, parkir berbayar di sekolah, dan insiden anak wali kota kehujanan karena kendaraan pengantar tidak diizinkan masuk ke lingkungan sekolah.

Tangkap layar postingan akun instagram @Prabumulihinsta yang diunggah, Senin (15/9/2025). Terlihat suasana haru menyelimuti perpisahan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah yang baru saja dicopot dari jabatannya. Roni akan menjadi guru biasa di SMPN 13 Prabumulih. (Tangkap layar Instagram @Prabumulihinsta)Arlan sendiri telah menyampaikan permohonan maaf kepada Roni dan masyarakat Prabumulih melalui media sosial. Ia membantah tudingan pencopotan dan menyebut kabar tersebut sebagai hoaks. “Saya belum memindahkan Pak Roni, saya baru menegur karena di sekolahan itu ada masalah kasus yang membuat anak sekolah tidak betah di situ,” kata Arlan.

KPK menegaskan bahwa pemeriksaan LHKPN Arlan dilakukan secara prosedural dan tidak serta-merta terkait langsung dengan polemik pencopotan kepala sekolah.

Namun, sorotan publik terhadap kekayaan pejabat menjadi bagian penting dalam pengawasan dan pencegahan korupsi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *