Meski disuntik modal Danantara Rp23,7 triliun, Kerugian Garuda bengkak

Kabarterkinionline.com

Meski disuntik modal Danantara Rp23,7 triliun, Kerugian Garuda bengkak. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, emiten jasa angkutan udara milik pemerintah Indonesia, kembali mengalami kerugian pada tahun buku 2025.

Kerugian GIAA bahkan naik sekitar 4,5 kali lipat pada 2025 menjadi US$322,4 juta, dari US$72,7 juta pada tahun sebelumnya.

Lonjakan kerugian itu tidak lepas dari kinerja pendapatan GIAA yang turun 5,85% secara tahunan, menjadi US$3,21 miliar pada 2025.

Di sisi lain, beban usaha operator maskapai Garuda dan Citilink ini hanya turun 0,17% menjadi US$3,1 miliar.

Di luar bisnis inti, GIAA mencatat adanya kerugian akibat seilish kurs sebesar US$1,2 juta pada 2025. Di tahun sebelumnya, perseroan mencatat laba dari selisih kurs bersih ini mencapai Rp18 juta.

Sementara beban keuangannya meningkat 9,56% menjadi US$525,789 juta pada 2025 dan bagian laba dari entitas asosiasi turun 23,5% menjadi US$5,6 juta.

Sebagai catatan, GIAA menerima suntikan modal senilai Rp23,7 triliun atau sekitar US$1,4 miliar dari Danantara pada akhir tahun 2025. Nilai tambahan modal itu menyusut dari rencana awal, yang disiapkan sebesar US$1,8 miliar.

Dengan pemangkasan tambahan modal itu, GIAA tak lagi melanjutkan ekspansi armada sesuai rencana awal jika mendapat tambahan modal US$1,8 miliar dari Danantara.

Pada perdagangan Selasa (17/3) kemarin, harga saham GIAA melonjak 9,38% menjadi Rp70 per lembar. Namun nilai transaksinya hanya Rp2,78 miliar hingga penutupan perdagangan.

Harga sahamnya sejak awal tahun ini pun telah turun lebih dari 28%. Namun dalam satu tahun terakhir, harga sahamnya telah mencatat kenaikan lebih dari 100%.

Mayoritas saham GIAA kini berada di bawah kendali pemerintah Indonesia melalui PT Danantara Asset Management, yang menguasai 91,11%. PT Trans Airways milik Chairul Tanjung juga tercatat sebagai pemegang 1,80% saham, menurut data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang diolah Financials.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *