kabarterkinionline,com
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengandalkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) setempat untuk menjaga dan mengembangkan warisan budaya di ibu kota Sumatera Selatan (Sumsel) itu.
“Kota Palembang harus terus berkembang, tetapi sejarah dan warisan budayanya jangan sampai hilang. Untuk menjaganya peran TACB di bawah kepemimpinan Febri Irwansyah sangat besar,” kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa di Palembang, Senin.
Menurut dia, tugas TACB bukan main-main karena mereka mewakili kepentingan masyarakat dalam menyelamatkan identitas kota dari gempuran pembangunan modern.
“Tujuh anggota TACB memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga terakhir warisan sejarah Kota Palembang sebagai kota tertua di Indonesia,” ujar Wali Kota Ratu Dewa.
Berbicara tentang cagar budaya, lanjut dia, cakupannya sangat luas, tidak hanya bangunan, tetapi juga banyak hal yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan.
Untuk.itu pihaknya meminta komitmen penuh dari seluruh anggota TACB, bahwa sebagai kota tua, Palembang harus tetap berkembang tanpa harus kehilangan jati dirinya.
Ia mengatakan pembangunan dan pelestarian tidak boleh dipertentangkan. Namun Kota Palembang harus terus berkembang, sejarah dan warisan budayanya jangan sampai hilang.
“Dari awal saya menjabat Sekda Kota Palembang dan kini menjadi wali kota, dalam melaksanakan pembangunan tetap menjaga komitmen melestarikan dan mengembangkan warisan budaya,” jelas Wali Kota Ratu Dewa.








