kabarterkinionline.com
Pemkot Palembang Diminta Segera Bangun Kolam Retensi Atasi Banjir, Lurah Sungai Sel, Lurah Sayur. Lurah Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Arsun Sahadi, SE., M.Si., membenarkan keluhan warga terkait masalah banjir di wilayahnya. Hal itu ia sampaikan di hadapan tujuh anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan saat kegiatan reses masa sidang III tahun anggaran 2025 di halaman SDN 182 Sungai Selayur, Senin (25/08/2025).
Menurut Arsun, usulan pembangunan kolam retensi telah diajukan berulang kali kepada Pemerintah Kota Palembang. Namun, hingga kini belum terealisasi.
“Perlu dibuat kolam retensi di wilayah ini karena sangat rentan banjir. Jika hujan turun terus-menerus, genangan bisa mencapai setinggi lutut orang dewasa. Kolam retensi untuk menampung air hujan sangat dibutuhkan,” katanya.
Ia menjelaskan, lahan yang diusulkan berada di sebelah SDN 182 milik keluarga Lakoni. Arsun berharap Pemkot maupun Pemprov dapat segera melakukan pendekatan dan membeli lahan tersebut agar tidak jatuh ke pihak pengembang perumahan.
“Bila lahan itu dijadikan perumahan, banjir di wilayah ini akan semakin parah. Sebaliknya, jika kolam retensi dibangun, saya yakin dua kelurahan yakni Sungai Selayur dan Kalidoni akan terbebas dari banjir saat musim hujan,” tandasnya.
Arsun juga meminta dukungan dari tujuh anggota DPRD Provinsi Sumsel daerah pemilihan Palembang II, yaitu Anwar Sadat, Ir. H. Zulfikri Kadir, H. Nopianto, S.Sos., MM., Hj. Zaitun, SH., M.Kn., Muhammad Yansuri, S.Ip., Tamtama, dan Fajar Febriansyah, ST., M.Kom., untuk memperjuangkan aspirasi warga.
“Manfaat kolam retensi ini bukan hanya untuk Kelurahan Sungai Selayur, tetapi juga untuk seluruh Kecamatan Kalidoni,” tambahnya.












