kabarterkinionline.com
Pemkot: Perbaikan DAS Selesai 2028, Persoalan Banjir Palembang jadi PR. Persoalan banjir di Kota Palembang masih jadi pekerjaan rumah atau PR besar bagi pemerintah kota (pemkot). Apalagi tumpukan sampah serta aliran air dari luapan sungai menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga sekarang.
Palembang saat ini masih dilanda musim penghujan dan genangan air serta banjir berpotensi terjadi.
Namun dengan ancaman bencana tersebut, pemkot ternyata belum menyelesaikan perbaikan resapan air di Daerah Aliran Sungai (DAS), terutama di aliran Sungai Bendung sepanjang 5,9 kilometer (km) yang merupakan salah satu program pemerintah daerah mencegah genangan air meluas dan sulit surut.
1. Perbaikan DAS di Bendungan akan mulai 2026
Menurut Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Palembang, Marlina Sylvia, pemkot saat ini menyiapkan anggaran Rp425 miliar untuk perbaikan daerah aliran sungai dalam upaya pemerintah mengatasi persoalan banjir yang masih jadi momok bencana.
Dia mengatakan perbaikan aliran Sungai Bendung meliputi memperkuat tanggul sungai, kemudian dilakukan langkah pengerukan kolam retensi retensi, selanjutnya kolam tersebut direnovasi dan ditata seperti Kambang Iwak.
2. Akan ada pengolahan air limbah banjir dengan IPAL
Marlina mengatakan, awal anggaran yang disiapkan mencapai Rp380 miliar dan meningkat hingga Rp425 miliar. Penambahan anggaran itu mendapat dukungan pemerintah kota setempat dari anggaran daerah dan didorong dana dari Kementerian PUPR.
“Penanganan banjir tidak hanya soal infrastruktur. Perilaku masyarakat juga harus berubah, jangan membuang sampah sembarangan atau membangun di badan sungai. Air limbah pun sebaiknya diolah dengan IPAL,” jelas dia.
3. Ajak masyarakat jaga kota agar tak banjir
Perbaikan aliran di Sungai Bendung, lanjutnya, bermuara di kawasan Jalan Ali Gatmir hingga Sukabangun yang menjadi titik penting sistem drainase kota. Harapannya, dengan target penyelesaian dalam waktu dua tahun, Palembang bisa mengalami percepatan air surut dalam kondisi wilayah tergenang ataupun banjir.
“Dengan perbaikan ini, banjir di Palembang diharapkan bisa jauh lebih terkendali, asalkan masyarakat turut menjaga kebersihan lingkungan,”ujarnya.







