Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Idealisme dan Etika Mahasiswa, Pemkot Palembang Dukung Kaderisasi GMNI

Kabarterkinionline.com 

Ratu Dewa Tekankan Pentingnya Idealisme dan Etika Mahasiswa, Pemkot Palembang Dukung Kaderisasi GMNI

Pemerintah Kota Palembang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda melalui organisasi kemahasiswaan.

Hal ini ditunjukkan saat Wali Kota Ratu Dewa menerima audiensi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Palembang, Jumat (17/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas wali kota tersebut membahas rencana pelaksanaan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD), sebuah program pembinaan awal bagi anggota baru GMNI. Dalam audiensi tersebut, pihak GMNI menyampaikan rencana kegiatan yang akan digelar selama tiga hari di kawasan Cadika, sekaligus mengajukan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah, termasuk peminjaman lokasi untuk menunjang kelancaran kegiatan.

Menanggapi hal tersebut, Ratu Dewa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan kaderisasi yang dinilai memiliki nilai positif dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota pada prinsipnya selalu membuka ruang bagi aktivitas mahasiswa yang bersifat konstruktif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan merupakan wadah strategis bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan, serta membangun jejaring yang bermanfaat di masa depan.

Namun demikian, Ratu Dewa mengingatkan agar mahasiswa tetap mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan kewajiban akademik. Ia menilai, keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh keaktifan berorganisasi, tetapi juga oleh prestasi akademik yang tetap terjaga.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga idealisme dan etika dalam berorganisasi. Menurutnya, mahasiswa sebagai agen perubahan harus memiliki pola pikir yang matang serta mampu menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap aktivitasnya.

“Mahasiswa perlu memiliki idealisme yang kuat, dibarengi dengan etika dan konsep berpikir yang jelas. Organisasi harus dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan membangun relasi, namun tanggung jawab terhadap pendidikan dan keluarga tetap menjadi prioritas,” ungkapnya dengan penekanan berbeda.

Audiensi tersebut berlangsung dalam suasana dialog yang hangat dan produktif. Kedua belah pihak berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan dapat terus diperkuat, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.

Kegiatan KTD GMNI diharapkan tidak hanya menjadi ajang kaderisasi formal, tetapi juga mampu mencetak pemimpin muda yang memiliki visi kebangsaan serta kontribusi nyata dalam pembangunan Kota Palembang ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *