kabarterkinionline.com/
Wabup Tegaskan Tak Minta Dilayani, Sejumlah Camat Ogan Ilir Nombok Saat Sambut Pejabat Jadi Fenomena
Fenomena camat di Ogan Ilir nombok gegara jamuan makan membuat ditanggapi oleh Pemkab Ogan Iilr.
Untuk itu, Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani meminta pejabat di Ggan Ilir harus melayani, bukan malah minta dilayani.
Hal ini ditegaskan Ardani saat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir.
Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung Pendopoan KPT Tanjung Senai, Indralaya, Senin (8/12/2025) siang.
Kepada para pejabat yang hadir, Ardani mengungkapkan ada kebiasaan jamuan makan oleh camat.
Demi terkesan loyal pada pimpinan, para camat menyiapkan jamuan makan pada suatu acara yang nilainya tak sedikit.
"Camat tidak usah repot-repot menyiapkan jamuan makan. Setelah dicek ternyata biayanya mencapai Rp 10 juta," ungkap Ardani.
Mirisnya, kata Ardani, tak jarang camat mengajak para kepala desa menanggung beban bersama.
"Setelah acara jamuan, nanti ada kepala desa ini diminta urunan Rp 3 juta, kepala desa itu Rp 3 juta. Ini tidak perlu yang seperti ini," pesan Ardani.
Ia menegaskan kebiasaan tersebut harus dihapuskan.
Anggaran yang ada lebih baik dialokasikan kepada hal-hal urgent atau untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Kalau mau menjamu itu cukup makan burgo, lakso, sederhana saja. Jadi ke depan jangan lagi seperti itu," pinta Ardani.







