Pemprov Sumsel kaji kebijakan WFH satu hari sepekan, Hemat BBM

Blog39 Views

Kabarterkinionline.com

Pemprov Sumsel kaji kebijakan WFH satu hari sepekan, Hemat BBM. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mengkaji kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan sebagai langkah menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurai kemacetan.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Rabu, mengatakan kebijakan tersebut masih dalam tahap pengkajian mendalam untuk memastikan efektivitasnya terhadap efisiensi energi dan stabilitas perekonomian daerah.

“Kebijakan WFH mingguan ini sedang kami kaji sebagai langkah efisiensi energi. Kita ingin mengurangi pergerakan kendaraan di jalanan, yang secara otomatis berdampak pada penghematan penggunaan BBM secara kolektif,” katanya.

Ia menjelaskan, wacana tersebut mengadopsi usulan dari pemerintah dan dinilai berpotensi menekan mobilitas kendaraan dinas maupun pribadi tanpa mengganggu produktivitas kerja pusat.

Namun demikian, kebijakan itu tidak akan diterapkan secara menyeluruh pada semua sektor. Layanan esensial publik seperti kesehatan tetap berjalan normal, sementara sektor pendidikan berpotensi menerapkan sistem pembelajaran yang berani pada hari yang ditentukan.

“Untuk sektor-sektor khusus seperti layanan kesehatan tetap berjalan seperti biasa. Sementara pendidikan mungkin diarahkan menggunakan sistem yang berani,” jelasnya.

Dalam beberapa hari ke depan akan dilakukan penghitungan teknis terkait dampak kebijakan tersebut, khususnya terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Menurut dia, kesadaran penghematan energi menjadi hal penting di tengah dinamika ekonomi global saat ini, mengingat penggunaan BBM bersubsidi berkaitan langsung dengan beban anggaran negara.

“Setiap liter BBM bersubsidi itu sesuai anggaran negara. Jadi penghematan yang kita lakukan akan membantu menjaga stabilitas perekonomian nasional,” ujarnya.

Deru mengatakan berkomitmen memastikan kebijakan yang dirumuskan tetap mengutamakan kelancaran pelayanan publik sekaligus mencapai target efisiensi energi di wilayah Sumsel.

“Kami akan menghitung betul efektivitasnya secara teknis. Harapannya, ini menjadi solusi yang tepat untuk menjaga ketahanan ekonomi bersama,” kata dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *