kabarterkinionline.com
Bareskrim Telusuri Aliran Uangnya, HP Ilegal dari China Dibongkar Direktur Dua Perusahaan Jadi Tersangka
Bareskrim Polri kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan impor handphone ilegal dari China yang sedang ditangani Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus.
Dua tersangka tersebut berinisial TW sebagai Direktur PT TSI dan MT sebagai Direktur PT TSL. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan lima alat bukti, mulai dari keterangan saksi, ahli, surat, barang bukti, hingga bukti elektronik.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan penyidik juga telah berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi untuk mencegah kedua tersangka perjalanan ke luar negeri demi memperlancar proses penyidikan.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan dua tersangka lain berinisial DCP alias PT dan SJ. Dengan penetapan terbaru ini, total sudah ada empat tersangka dalam kasus dugaan importasi HP ilegal tersebut.
Bareskrim kini masih mengembangkan kasus, termasuk pemetaan jalur masuk barang, jaringan distribusi, hingga menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan.
Menurut kamu, kalau barang ilegal bisa masuk melalui jalur resmi, siapa yang paling harus diperiksa: importir, pengawas, atau jaringan distribusinya?






