kabarterkinionline.com
Antrean Solar Subsidi Dinilai Jadi Biang Kemacetan, DPRD Sumsel Usul Banpol Diaktifkan Lagi. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai menerapkan kebijakan memperpanjang jam pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), khususnya di Kota Palembang. Langkah ini diharapkan mampu mengurai antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi.
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, M. Yansuri, menilai kebijakan tersebut merupakan solusi awal untuk mengurangi waktu tunggu para sopir yang selama ini harus mengantre berjam-jam demi mendapatkan solar subsidi.
Menurutnya, persoalan antrean solar tidak hanya menyangkut distribusi BBM, tetapi juga memicu kemacetan parah di sejumlah ruas jalan, terutama di kawasan Simpang Pusri, Palembang.
“Perpanjangan jam pelayanan di SPBU diharapkan bisa mengurangi antrean kendaraan sehingga sopir tidak terlalu lama menunggu dan aktivitas lalu lintas menjadi lebih lancar,” kata Yansuri saat reses anggota DPRD Sumsel Daerah Pemilihan II Kota Palembang di kawasan Pelabuhan Boom Baru, Kamis (9/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Yansuri juga mengusulkan agar Bantuan Polisi (Banpol) kembali diaktifkan untuk membantu mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi antrean solar.
Ia mengingatkan, pada masa lalu Banpol berperan membantu kepolisian mengurai kemacetan di titik-titik rawan. Namun, saat ini keberadaan mereka sudah tidak terlihat lagi.
“Saya usul agar Banpol ini bisa dihidupkan lagi. Kalau ada masyarakat yang mau memberikan uang kepada Banpol, silakan,” ujarnya.
Meski demikian, Yansuri menegaskan keberadaan para pengatur lalu lintas tersebut harus berada di bawah koordinasi resmi aparat kepolisian agar tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan.
“Kami mengajak Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, serta pihak kepolisian untuk bersama-sama menata persoalan ini. Orang-orang yang selama ini membantu mengatur lalu lintas sebaiknya dikoordinasikan oleh kepolisian agar bekerja secara tertib dan tidak menimbulkan masalah baru,” tegasnya.






