kabarterkinionline.com
Ada Trnsaksi RP 2 Miliar Hingga Dugaan Pakai Uang Kantor , 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judol
Geger di Kementerian Sosial! Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkap sekitar 1.900 pegawai Kemensos di pusat maupun daerah terindikasi melakukan transaksi judi online (udol) berdasarkan data PPATK.
Yang lebih mengejutkan, Kemensos kini mendalami dugaan adanya pegawai yang menggunakan uang anggaran kedinasan untuk bermain judol. Nilai transaksi yang teridentifikasi sangat beragam, dengan rata-rata sekitar Rp4 juta, sementara transaksi tertinggi bisa mencapai lebih dari Rp2 miliar.
Gus Ipul menegaskan temuan tersebut masih dalam tahap pemeriksaan dan belum berarti seluruh 1.900 pegawai terbukti melakukan pelanggaran. Inspektorat Jenderal Kemensos tengah menelusuri keterlibatan masing-masing pegawai, termasuk sumber dana yang digunakan. Jika di kemudian hari terbukti adanya adopsi uang negara untuk judol, tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat dan dapat dikenakan sanksi tegas.
Kasus ini tentu saja menjadi sorotan publik. Bagaimana mungkin pegawai di kementerian yang bertugas mengurus masalah sosial justru terindikasi terlibat judi online? Terlebih lagi jika benar-benar ditemukan uang kedinasan. Namun seluruh dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan audit.







