Kabarterkinionline.com
Antrean Kendaraan Mengular Cukup Panjang Jalintim Palembang – Jambi Kembali Macet. Kemacetan panjang kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang- Jambi pada Jumat (22/5/2026) dini hari hingga pagi.
Kali ini, kepadatan arus lalu lintas terjadi di wilayah Desa Sukamaju, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin.
Kemacetan bahkan dilaporkan mengular cukup panjang hingga mencapai Simpang Siku, Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin.
Ratusan kendaraan dari arah Palembang maupun Jambi terlihat terjebak antrean panjang selama berjam-jam.
Belum diketahui secara pasti penyebab utama kemacetan tersebut.
Namun warga sekitar menduga antrean panjang dipicu oleh kendaraan trailer yang memuat kontainer yang mengalami kerusakan di sekitar Simpang Rawa, Desa Sukamaju.
“Sempat terdengar kabar ada truk trailer yang memuatnya di dekat Simpang Rawa Sukamaju. Setelah itu kendaraan langsung menumpuk,” ujar Nedi, warga Sukamaju.
Menurutnya, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut memang cukup rawan kemacetan, terutama saat kendaraan berat melintas pada malam hingga pagi hari.
Sementara itu, Edi, sopir travel jurusan Sungai Lilin-Palembang, mengatakan kemacetan di Desa Sukamaju sebenarnya sudah sering terjadi.
Salah satu penyebab utamanya yakni aktivitas kendaraan yang keluar masuk SPBU di kawasan tersebut.
Kalau macet di Sukamaju memang sering, biasanya karena antrean kendaraan di SPBU dan kendaraan besar yang melintas. Tapi kali ini lebih panjang dan parah dari biasanya,” katanya.
Pantauan di lapangan, sejumlah pengendara memilih berhenti di bahu jalan untuk menunggu arus kembali bergerak normal. Beberapa sopir truk bahkan mematikan mesin kendaraan karena antrean berjalan sangat lambat.
Kemacetan di Jalintim Palembang-Jambi sendiri sering menjadi keluhan pengguna jalan, terutama di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin yang menjadi jalur utama distribusi logistik antarprovinsi.
Warga berharap bahwa akan terjadi dan kejadian terkait segera terjadi serius agar kemacetan panjang tidak terus-menerus, terutama Jalintim yang merupakan jalur vital Sumatera Selatan dan Jambi.








