kabarterkinionline.com
Arab Saudi keluarkan alarm Bahaya, Mekah Hingga jeddah Terancam serangan
Arab Saudi mengeluarkan peringatan singkat terkait kemungkinan serangan di Mekkah, Jeddah, dan Taif pada Selasa (15/9/2026).
Peringatan tersebut muncul setelah wilayah Saudi beberapa kali menjadi sasaran serangan kelompok Houthi yang didukung Iran.
Menurut perlindungan sipil Saudi yang dikutip AFP, alarm tersebut kemudian segera dicabut.
Peringatan di Mekkah menjadi salah satu yang pertama dikeluarkan sejak perang Timur Tengah berlangsung.
Sehari sebelumnya, serangkaian rudal balistik dan drone dari Yaman melaporkan melukai 13 orang di wilayah selatan Saudi.
Situasi ini menempatkan Riyadh dalam tekanan di tengah konflik terbuka yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Arab Saudi juga menghadapi ancaman terhadap jalur energi dan perdagangan, termasuk di Selat Hormuz serta rute maritim yang dikuasai Houthi.
Di sisi lain, permintaan bantuan militer Saudi kepada Washington untuk menghadapi Houthi disebut mendapat persetujuan Presiden AS Donald Trump.
Riyadh juga enggan bertindak sendiri karena pengalaman operasi militer melawan Houthi sejak 2015 yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Mantan Duta Besar AS untuk Saudi, Michael Ratney, menilai kondisi tersebut menjadi situasi sulit bagi Riyadh dan membutuhkan dukungan internasional







