kabarterkinionline.com
Basarnas Kerahkan 13 Kapal dan Helikopter Memperbarui! 5 Jurnalis Masih Hilang di Selat Sunda. Pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki hari kelima, Sabtu (12/9/2026). Basarnas memperluas area pencarian hingga sekitar 4.512 mil laut yang terbagi menjadi enam sektor, dengan mengerahkan 13 alut laut dan satu helikopter untuk menyisir laut, pesisir, dan udara.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan pembagian sektor dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian.
Update 5 Jurnalis Masih Hilang Di Selat Sunda, Basarnas Kerahkan 13 Kapal Dan Helikopter
“Untuk operasi pada hari ini kami melakukan pencarian dengan luas area kurang lebih 4.512 mil laut secara keseluruhan yang dibagi menjadi enam sektor,” ujar Al Amrad.
Penyisirannya melibatkan unsur TNI AL, Polair, Basarnas Banten, Lampung dan Jakarta, termasuk KRI, kapal SAR, kapal patroli serta RIB untuk menjangkau wilayah pesisir yang tidak dapat didekati kapal besar.
Selain melalui laut, pencarian diperkuat Helly Rescue 3604 dengan jangkauan sekitar 2.063 mil laut serta drone. Namun, penggunaan drone menyesuaikan kondisi abu vulkanis Gunung Anak Krakatau karena sebelumnya sempat dihentikan akibat embusan abu. Kondisi laut Sabtu pagi relatif mendukung dengan gelombang sekitar 0,5 meter dan angin hingga 9 knot, meskipun aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap menjadi pertimbangan dalam pengoperasian.
Delapan orang tersebut hilang kontak setelah berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Mereka sempat mengirim lokasi sekitar pukul 14.42 WIB sebelum memutus komunikasi sekitar pukul 15.04 WIB. Lima jurnalis yang dicari antara lain M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu dan Donal, sedangkan tiga kru kapal yakni Warta, Surakman dan Heriyanto.
Tim SAR sebelumnya juga mengerahkan 12 alut pada hari keempat dengan area sekitar 3.243 mil laut dan dua drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh.








