Kabarterkinionline.com
BBPJN Sumsel Targetkan Perbaikan Jalan di TAA Picu Macet Parah Selesai 20 April. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumatera Selatan menargetkan perbaikan jalan di Tanjung Api-api (TAA), Banyuasin, Sumatera Selatan, yang memicu macet parah hingga ke Palembang, ditargetkan rampung pada 20 April mendatang.
“Kami upayakan tanggal 20 April sudah bisa dilalui kendaraan,” kata Kepala BBPJN Provinsi Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana, Sabtu (11/4/2026).
Kata dia, pekerjaan yang dilakukan merupakan rekonstruksi total pada bagian jalan yang mengalami kerusakan berat.
“Perbaikan dilakukan dengan metode menggali beton lama yang rusak, kemudian diganti dengan agregat B, agregat A, dan dilanjutkan dengan perkerasan beton,” katanya kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).
Namun, dalam proses pelaksanaan, muncul kendala di lapangan yang memperparah kondisi lalu lintas. Salah satunya adalah adanya kendaraan truk yang terperosok di bahu jalan, yang membuat arus lalu lintas tersendat.
“Memang sempat terjadi kemacetan panjang karena ada truk yang terperosok di bahu jalan, sehingga menghambat arus kendaraan, terutama yang menuju bandara,” jelasnya.
Selain itu, jalur rekayasa lalu lintas yang sebelumnya disiapkan juga mengalami kerusakan akibat hujan yang mengguyur lokasi dalam beberapa hari terakhir.
“Jalur alternatif yang sudah kami siapkan untuk rekayasa lalu lintas mengalami kerusakan karena hujan, sehingga tidak bisa dilalui dan memperparah kemacetan,” ujarnya.
Panji mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai stakeholder terkait untuk mengatasi kondisi tersebut. Koordinasi dilakukan bersama Polres Banyuasin, Polda Sumsel, serta Dinas Perhubungan guna mencari solusi cepat dalam mengurai kemacetan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres Banyuasin, Polda Sumsel, dan Dinas Perhubungan untuk langkah-langkah mengurai kemacetan serta mitigasi ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparat kepolisian juga telah turun langsung ke lapangan untuk membantu mengatur lalu lintas.
“Polres Banyuasin dan Polda Sumsel sudah menurunkan tim untuk membantu kami. Alhamdulillah, sekitar pukul 13.00 WIB kemacetan sudah berhasil diurai setelah kendaraan yang terperosok berhasil dievakuasi,” katanya.
Sementara itu, untuk pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung, Panji memastikan akan dipercepat agar dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat. Saat ini, terdapat sekitar 80 meter jalan yang telah digali dan sedang dalam tahap perbaikan.
“Untuk bagian yang sudah digali sepanjang 80 meter, malam ini kami lanjutkan dengan pemasangan agregat B, kemudian agregat A, dan besok direncanakan mulai pengecoran beton,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga telah melakukan perbaikan pada bahu jalan yang difungsikan sebagai tambahan lajur sementara guna mengurangi kepadatan kendaraan.
“Bahu jalan sudah kami perbaiki untuk tambahan lajur, sehingga saat ini lokasi pekerjaan sudah bisa dilalui dua arah,” ujarnya.






