kabaterkinionline.com
BGN : Realisasi 2.117 Unit, Diklaim 21.800 Kejagung Ungkap Akal-akalan Pengadaan Motor Listrik. Kejagung bongkar rekayasa laporan pengadaan motor listrik BGN buat program MBG periode 2025-2026.
Kapuspenkum Anang Supriatna bilang realisasi fisik sampai Maret 2026 cuma 2.117 unit, tapi di laporan pertanggungjawaban seolah-olah ditulis udah rampung 21.800 unit. “Jadi tidak sesuai,” katanya.
Total anggaran pengadaan ini mencapai Rp1,2 triliun, dan penyidik masih gandeng BPKP untuk menghitung kerugian negara. Anang tegasin penyimpangan ini soal pengadaan di masa kepemimpinan BGN sebelumnya, bukan operasional MBG yang jalan sekarang.
Laporan di atas kertas vs kenyataan lain 10 kali lipat — bagaimana bisa lolos pengawasan selama ini, menurut kalian?












