kabaterkinionline.com
Desak KPK Usut Pemprov Sumsel, Dugaan Permainan di Balik WTP 12 kali Berturut-turut tandas Andi Leo, Ketua Umum GAASS. Ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiswa Sumatera Selatan (GAASS), Andi Leo, S.T., M.H., mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut secara menyeluruh dugaan permainan opini audit Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Sumatera Selatan.
Desakan tersebut disampaikan menyusul pengusutan yang dilakukan KPK terhadap dugaan perubahan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi WTP dalam kasus Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang turut menyeret perhatian publik terhadap proses audit di Sumatera Selatan.
Menurut Andi Leo, pengusutan tidak boleh berhenti pada satu daerah saja. Ia menilai capaian WTP yang diraih Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan selama 12 kali berturut-turut juga perlu ditelusuri guna memastikan seluruh proses pemberian opini audit berjalan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi.
“Kami mendesak KPK untuk mengusut dugaan permainan opini WTP di Sumatera Selatan secara menyeluruh. Jangan hanya berhenti pada kasus Muara Enim. WTP 12 kali berturut-turut yang diraih Pemprov Sumsel juga perlu ditelusuri agar publik mendapatkan kepastian bahwa capaian tersebut benar-benar diperoleh melalui proses yang bersih dan profesional,” tegas Andi Leo. Senin 29/06/2026
Ia menambahkan, opini WTP selama ini kerap dijadikan tolok ukur keberhasilan tata kelola keuangan daerah. Namun, menurutnya, predikat tersebut akan kehilangan makna apabila proses pemeriksaannya diduga dapat dipengaruhi oleh kepentingan tertentu.
“WTP bukan jaminan bahwa suatu daerah bebas dari praktik korupsi. Karena itu, ketika muncul dugaan permainan opini audit, KPK harus membuka semuanya secara terang benderang agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemeriksa keuangan tetap terjaga,” ujarnya.
Andi Leo juga menegaskan bahwa GAASS akan menggelar aksi di Gedung KPK dalam waktu dekat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi serta desakan agar pengusutan dilakukan secara menyeluruh dan transparan.
“Dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi di Gedung KPK untuk meminta agar persoalan ini diusut sampai tuntas. Kami ingin memastikan tidak ada praktik yang mencederai integritas opini audit dan kepercayaan publik,” katanya.
GAASS berharap KPK dapat bekerja secara profesional, independen, dan transparan dalam menelusuri dugaan tersebut demi menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.






