Kabarterkinipnline.com
DPRD Desak Pemprov Sumsel Perbaiki Jembatan Roboh Sejak 2024, Warga Muratara Masih Terisolir.
Anggota DPRD Sumatera Selatan dari Daerah Pemilihan VIII, Bembi Perdana, menyuarakan kondisi memprihatinkan yang dialami warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumtera Selatan (Sumsel) akibat belum dibangunnya jembatan permanen penghubung antar desa.
Dalam interupsi pada rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (20/4/2026), Bembi mengungkapkan jembatan di Desa Sukamenang, Kecamatan Karang Jaya, yang menjadi akses vital warga roboh akibat banjir sejak 2024 dan hingga kini belum diperbaiki.
“Jembatan tersebut menghubungkan Desa Sukamenang dengan Desa Rantau Telang, Desa Tanjung Agung, dan Desa Muara Tiku. Saat ini sekitar empat desa bisa dikatakan terisolir karena akses utama terputus,” tegasnya.
Kondisi tersebut memaksa warga bertahan dengan jembatan darurat yang dipinjamkan dari Balai Besar Jalan Sumatera Selatan. Namun, fasilitas sementara itu memiliki batasan, termasuk masa penggunaan yang hanya berlaku hingga Desember 2026.
Bembi menegaskan, usulan pembangunan jembatan permanen sebenarnya sudah diajukan sejak tahun 2025. Namun hingga kini belum terealisasi, sementara dampak sosial dan ekonomi terus dirasakan masyarakat.
“Ini kebutuhan yang mendesak.Aktivitas warga terganggu, distribusi hasil ekonomi tersendat, dan mobilitas ke masyarakat sangat terbatas,” tandasnya.
Ia merencanakan pembangunan jembatan sepanjang sekitar 90 meter di atas Sungai Rupit membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Meski diakui terdapat keterbatasan fiskal daerah, Bembi meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menjadikan proyek ini sebagai prioritas.
Desakan DPRD Sumsel tersebut sekaligus menyoroti lambannya respon Pemerintah Sumatera Selatan terhadap infrastruktur dasar di perbatasan wilayah, yang justru memiliki peran strategis dalam konektivitas antar daerah, tegasnya.










