kabarterkinionline.com
Gandeng ‘Bule Sampah’ dari Jerman, Ratu Dewa Pimpin Aksi Bersih Sungai Musi. Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin langsung aksi bersih-bersih Sungai Musi dalam kegiatan Gerakan Menjaga Sungai Palembang-Clean Up Sungai Musi di kawasan Kelurahan 9/10 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Aksi tersebut melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari relawan, komunitas, masyarakat, pelajar hingga aktivis lingkungan asal Jerman, Benedict Wermter, yang dikenal dengan sebutan “Bule Sampah”.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Palembang bersama Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Sumsel melalui The Guardians of The River ICCN Sumsel itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya Sungai Musi.
Pantauan di lokasi, ratusan peserta turun langsung ke tepian Sungai Musi untuk mengangkat sampah yang menumpuk dan bercampur dengan lumpur. Ratu Dewa turut terjun langsung dengan mengenakan sarung tangan dan sepatu bot.
Dalam kegiatan tersebut, Benedict Wermter tampak mendampingi Ratu Dewa. Kehadiran aktivis lingkungan asal Jerman itu juga menarik perhatian peserta yang mengabadikan momen melalui swafoto.
Beragam jenis sampah ditemukan dalam aksi tersebut. Selain sampah plastik dan limbah rumah tangga, peserta juga menemukan sampah tekstil berupa pakaian bekas dan kain sarung yang tersangkut di tepian sungai.
Ratu Dewa mengatakan, kehadiran Benedict Wermter dalam aksi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Iya kita kedatangan juga orang dari Jerman atau lebih dikenal ‘Bule Sampah’. Tolong nian untuk warga Palembang untuk tidak membuang sampah sembarangan,” kata Ratu Dewa.
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, pemilahan dari sumber akan memudahkan masyarakat menentukan sampah yang masih dapat diolah dan yang tidak dapat dimanfaatkan kembali.
Ia juga berharap kegiatan ini terus terlaksana agar Kota Palembang kembali bersih dan memiliki lingkungan yang bebas dari sampah.
“Terus pilah lah sampah dari sumbernya, mulai dari rumah masing-masing. Harapannya karena kita juga konsisten, terutama ICCN dari awal hingga sekarang dengan harapan kita sama-sama peduli terhadap lingkungan dan peduli agar tidak membuang sampah sembarangan dan peduli hidup bersih,” ujarnya.
Benedict juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi penggunaan plastik dan mulai memilah sampah dari rumah.
Menurutnya, kegiatan membersihkan sampah penting dilakukan, tetapi tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah jika tidak dibarengi dengan pengelolaan yang baik dari sumbernya.
“Menurut saya semua orang bisa mengurangi penggunaan sampah plastik dan pilah lah sampah dari rumah. Bersih-bersih itu penting tapi itu bukanlah solusi, solusi ada mengelola sampah,” pungkasnya








