Jembatan Lalan Ditutup Sebulan, Revitalisasi Dipercepat

Kabaterkinionline.com

Jembatan Lalan Ditutup Sebulan, Revitalisasi Dipercepat.  Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menutup total akses Jembatan Lalan selama sekitar satu bulan. Kebijakan itu dilakukan untuk mempercepat revitalisasi agar pekerjaan berjalan tanpa hambatan.

Penutupan diputuskan dalam rapat percepatan revitalisasi Jembatan Lalan. Pertemuan dipimpin langsung Bupati Muba M Toha Tohet di Musi Banyuasin, Rabu, 29 April 2026.

Pemerintah daerah menilai penutupan sementara menjadi langkah paling efektif. Aktivitas proyek dinilai sulit dipercepat jika akses jembatan tetap dibuka.

Bupati Muba menegaskan pekerjaan membutuhkan ruang gerak yang aman dan maksimal. Penutupan dilakukan agar proses konstruksi berjalan lebih fokus.

“Jembatan Lalan ditutup sementara selama kurang lebih satu bulan,” katanya. “Jika tetap dibuka, pengerjaan akan berjalan lebih lambat,” ujarnya.

Menurut Toha, percepatan revitalisasi menjadi prioritas pemerintah daerah. Infrastruktur tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat.

Ia menyebut kebijakan penutupan bukan untuk menghambat aktivitas warga. Pemerintah berupaya memastikan proyek selesai lebih cepat dan aman digunakan.

“Penutupan selama pengerjaan menjadi solusi terbaik bagi semua pihak,” tuturnya. “Kami ingin jembatan segera selesai dan dapat digunakan kembali,” katanya.

Selama masa penutupan, kontraktor akan mempercepat pekerjaan fisik di lapangan. Fokus utama diarahkan pada proses pemancangan struktur penyangga.

Perwakilan kontraktor Bagus menyatakan pihaknya siap memaksimalkan waktu pengerjaan. Penutupan akses dinilai membantu mempercepat tahapan konstruksi.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin selama proses percepatan berlangsung,” ujarnya. “Penutupan diperlukan saat pekerjaan pemancangan dilakukan,” katanya.

Kontraktor memahami pentingnya keberadaan Jembatan Lalan bagi masyarakat sekitar. Infrastruktur tersebut menjadi jalur utama yang banyak digunakan warga.

“Kami memahami jembatan ini sangat dinantikan untuk kembali digunakan,” tuturnya. “Target penyelesaian revitalisasi diperkirakan pada Desember 2027,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap masyarakat memahami kebijakan penutupan sementara. Langkah itu diambil untuk memastikan hasil revitalisasi lebih aman dan berkualitas.

Percepatan proyek diharapkan mengurangi risiko gangguan konstruksi di lapangan. Revitalisasi Jembatan Lalan menjadi bagian dari peningkatan infrastruktur daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *