kabarterkinionline.com
Jerit Ojol di Palembang Penghasilan Terganggu Kabut Asap, Tetap Bertahan Demi Keluarga . Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang merusak Kota Palembang, Sumatera Selatan, tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas dan pendapatan pengemudi ojek online (ojol).
Aktivitas masyarakat yang berkurang, termasuk penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi pelajar akibat kondisi udara, juga mempengaruhi jumlah pesanan yang diterima para pengemudi ojol.
Dampak tersebut dirasakan Nazom (29), pengemudi ojol yang tinggal di kawasan Macan Lindungan, Palembang. Jika dalam kondisi normal mampu menyelesaikan 18 hingga 20 pesanan sehari, kini ia hanya mendapatkan sekitar 10 hingga 12 pesanan hingga malam hari.
Penurunan jumlah pesanan itu membuat penghasilan ikut berkurang.
Padahal, Nazom harus memenuhi kebutuhan istri dan anak pertamanya yang masih berusia hampir dua tahun. Saat ini, sang istri juga tengah mengandung anak kedua mereka.








