Kontraktor Dibayar Rp 900 Juta Dari Anggaran Rp 1,6 Miliar Usai MBG, Kini Giliran KDMP Harus Diusut

Kabarterkinioline.com

Kontraktor Dibayar Rp 900 Juta Dari Anggaran Rp 1,6 Miliar Usai MBG, Kini Giliran KDMP Harus Diusut.  Pasca penangkapan Dadan cs kasus jual beli titik SPPG serta penggelembungan pengadaan barang dan jasa, pemerintah juga harus bertindak terhadap aktivitas terhadap koperasi merah putih yang dinilai menimbulkan korosi. Kecurigaan yang dimaksud adalah, soal alokasi anggaran pembangunan Kopdes yang tidak sesuai spesifikasi dan standar konstruksi.

Sebelumnya terdapat laporan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sumenep, adanya dugaan pemotongan anggaran. Berdasarkan informasi yang diterima warga, anggaran yang seharusnya Rp 1,6 miliar tidak diterima secara utuh oleh kontraktor proyek KDKMP. Dana yang diterima hanya sekitar Rp 900 juta, Serta Impor 105.000 Mobil Dari India.

Di Bangkalan, atap teras bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, rusak sebelum bangunan itu beroperasi. Atap teras jatuh diduga akibat rangka besi atap tersebut tidak kuat menyangga.

Temuan indikasi terkait pemotongan dan spesifikasi

bangunan yang tidak sesuai sudah cukup bagi aparat negara untuk menyelidiki masalah hukum. Agar dikemudian hari persoalan MBG dan Kopdes tidak senasib, uang rakyat yang seharusnya tersalurkan malah menimbulkan kegaduhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *