
kabarterkinionline.com
Melalui Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo 2026 BI Sumsel dan Pemkot Palembang Perkuat Pariwisata dan Transformasi Digital. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kota (pemkot) Palembang terus memperkuat sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi perdana Gemilang Palembang Raya (GPR) dan Digital Kito Galo (DKG) 7th Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Kamis (25/6/2026) di Plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 ini fokus pada penguatan kualitas akseptasi digital melalui QRIS, percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), serta peningkatan edukasi digital kepada masyarakat.
Acara pembukaan yang dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc, Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono, Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perbankan, media, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan Benteng Kuto Besak.
Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, mengatakan penggunaan QRIS di Sumatera Selatan terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.
“Hingga Mei 2026, nominal transaksi QRIS telah mencapai hampir Rp14 triliun dengan lebih dari 1,23 juta merchant. Sementara per April 2026, jumlah pengguna QRIS mencapai 1,57 juta pengguna,” ujar Bambang.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan pembayaran digital untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Bambang menjelaskan, penyelenggaraan DKG ke-7 yang disinergikan dengan GPR merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1.343. Mengusung tema “Transaksi Digital Inklusif, Wujudkan Ekonomi Sumsel yang Produktif”, kegiatan ini diharapkan mampu memperluas penggunaan transaksi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pariwisata.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Sumsel, Basyaruddin Akhmad, yang mewakili Gubernur Sumsel menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi masyarakat, terutama generasi muda atau Sultan Muda Sumatera Selatan.
“Saya berharap kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo ke-7 Tahun 2026 dapat menjadi wadah edukasi bagi masyarakat Sumatera Selatan, baik dalam meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan pembayaran digital yang aman, nyaman, dan terlindungi, maupun dalam memperluas apresiasi terhadap budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah,” ujarnya.
Pada seremoni pembukaan, sejumlah agenda strategi turut dilaksanakan, di antaranya penandatanganan komitmen integrasi materi kebanksentralan, digitalisasi pembayaran, dan Cinta Bangga Paham Rupiah ke dalam kurikulum SMA/SMK se-Sumatera Selatan.
Selain itu, dilakukan penyerahan simbolis dukungan digitalisasi pembayaran pada Festival Kuliner Nusantara Kota Palembang, penandatanganan komitmen implementasi QRIS di pondok pesantren se-Sumatera Selatan, serta pemberian penghargaan kepada peserta Bootcamp Sultan Muda Digital sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta digital generasi muda.
Rangkaian kegiatan GPR x DKG 7 Tahun 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026 di Plaza BKB Palembang. Beragam kegiatan yang disiapkan untuk masyarakat, mulai dari Digital Expo, Festival Kuliner dan UMKM, aktivasi QRIS, kompetisi kreatif, edukasi transaksi non-tunai, talkshow interaktif, showcase inovasi digital, hingga hiburan rakyat.
Sebagai bentuk kemudahan akses menuju lokasi acara, masyarakat juga dapat menikmati promo tarif LRT Sumsel hanya Rp43 selama periode 25–28 Juni 2026. Promo tersebut berlaku untuk perjalanan menuju Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Ampera, DJKA, Bumi Sriwijaya, dan Asrama Haji.
Tak hanya itu, penyelenggara juga menghadirkan program Wakafein, yakni berwakaf melalui QRIS dengan nominal minimal Rp13.430 dan mendapatkan kopi gratis. Program ini menjadi inovasi yang memadukan kemudahan transaksi digital dengan semangat berbagi kepada sesama.
Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7 Tahun 2026 dapat diperoleh melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel dan @digitalkitogalo.







