Pemerintah Kota Palembang menargetkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dapat diselesaikan sepenuhnya pada Oktober 2026 mendatang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa sejauh ini progres pembangunan infrastruktur modern tersebut berjalan sesuai jalur yang direncanakan.
Saat ini, progres fisik dari pembangunan megaproyek tersebut telah menyentuh angka 85 persen. Guna mengejar target penyelesaian tepat waktu tanpa hambatan, sistem pengerjaan di lapangan dilakukan secara paralel. Ratu Dewa juga menegaskan bahwa selama proses konstruksi berlangsung, tim di lapangan tidak menemui kendala yang berarti.
Jika sudah beroperasi secara penuh nanti, fasilitas PSEL ini diproyeksikan mampu mengolah dan menangani hingga 1.000 ton sampah per hari. Selain berfungsi sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi penumpukan sampah di Kota Palembang, proyek ini juga bernilai strategis karena mampu memproduksi energi listrik melalui metode pengolahan yang ramah lingkungan.
Di samping fokus pada fungsi ekologi dan teknologi, Ratu Dewa juga mendorong agar pengelolaan proyek PSEL ini tetap mengedepankan unsur kearifan lokal. Proyek ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya bagi warga sekitar, menjadi pusat edukasi penanganan sampah bagi generasi muda, serta ikut membina para pelaku UMKM demi mendongkrak perekonomian daerah.








