kabarterkinionline.com
Pemkot Palembang Buka Kembali CFD dan CFN Setelah 2,5 Bulan Ditutup akibat Kabut Asap Karhutla. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, kembali membuka kegiatan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) setelah ditutup selama dua setengah bulan akibat kabut asap.
Keputusan tersebut disampaikan Asisten II Pemkot Palembang, Isnaini Madani, setelah rapat pembahasan pembukaan kembali CFD dan CFN bersama sejumlah instansi terkait, Kamis (5/11/2026). Dalam rapat tersebut, Pemkot Palembang meminta pertimbangan dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan, BMKG, kepolisian, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Satlantas, hingga Polrestabes Palembang.
Pertimbangan lintas instansi diperlukan untuk memastikan kegiatan masyarakat di ruang publik dapat kembali berjalan tanpa mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan warga. “Berdasarkan hasil rapat dan setelah mendengar pendapat dari instansi terkait, angka ISPU kita sudah di bawah 100. Target kita memang di bawah 100, sehingga kondisi udara sudah dianggap aman. Walaupun malam ini angkanya masih agak meningkat sedikit,” ujar Isnaini.
Pemkot Palembang menetapkan jadwal berbeda untuk pelaksanaan CFD dan CFN. Keduanya kembali dibuka pada akhir pekan dengan pengaturan waktu yang telah ditentukan. Berikut jadwal kegiatan yang kembali diberlakukan: Car Free Night (CFN): Sabtu (7/11/2026), pukul 17.30 WIB hingga 23.00 WIB, berlokasi di Jalan Kolonel Atmo. Car Free Day (CFD): Minggu (8/11/2026), pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB, berlokasi di kawasan Jembatan Ampera-Sudirman-Mayjen HM Ryacudu.
Khusus pelaksanaan CFD, penutupan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Ampera hanya diberlakukan sampai pukul 08.00 WIB. Sementara itu, kegiatan CFD secara keseluruhan tetap berlangsung hingga pukul 09.00 WIB. Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengembalikan aktivitas akhir pekan masyarakat tanpa mengabaikan kelancaran lalu lintas di kawasan pusat kota.
“Car Free Day dan Car Free Night akan kita buka kembali. Mulai hari Sabtu besok untuk Car Free Night, dan hari Minggu pagi untuk Car Free Day,” terangnya. Untuk ketentuan penggunaan masker, Pemkot Palembang tidak melakukan perubahan dari aturan sebelumnya. “Sama seperti kemarin, tidak ada perubahan,” kata Isnaini.
Isnaini menjelaskan, pembukaan kembali CFD dan CFN tidak memerlukan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palembang. Menurut dia, mekanisme penutupan sebelumnya juga tidak menggunakan keputusan khusus dari kepala daerah. “Keputusan ini tidak perlu SK Wali Kota. Waktu kemarin tutup juga tidak ada SK penutupan. Kita langsung lihat angka ISPU sudah di bawah 100,” ujarnya. Selama CFD dan CFN ditutup sekitar dua setengah bulan, para pedagang tidak dapat berjualan seperti biasanya di kawasan tersebut. Isnaini mengatakan, para pelaku UMKM telah menantikan pembukaan kembali kedua kegiatan itu.
“UMKM sudah tidak sabar untuk buka kembali. Kasihan mereka sudah dua bulan setengah tidak bisa berjualan. Berdasarkan data BPS, sejak Car Free Night dan Car Free Day ditutup, laju perekonomian kita melambat. Ini membuktikan bahwa CFD dan CFN sangat signifikan terhadap laju perekonomian Kota Palembang,” pungkasnya.









