kabarterkinionline.com
Pemkot Palembang perluas akses belajar lewat Sekolah Lansia. Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan memperluas akses belajar bagi masyarakat lanjut usia (lansia) melalui Program Sekolah Lansia untuk mewujudkan Lansia SMART.
“Karena usia senja bukan alasan untuk berhenti belajar dan berkarya,” kata Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim pada wisuda 60 siswa Sekolah Lansia Tangguh Ceria, Kecamatan Ilir Timur 1 dan Sekolah Lansia Nurul Furqon di Kecamatan Seberang Ulu 1 di Palembang, Minggu.
Dia mengatakan, Sekolah Lansia merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Palembang yang diperuntukkan bagi masyarakat usia lanjut.
Program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok lansia yang selama ini kurang terlibat dalam kegiatan pembangunan sosial.
“Kehadiran Sekolah Lansia ini menjadi bukti bahwa para lansia juga memiliki hak untuk belajar, berkembang, dan mendapatkan apresiasi,” katanya.
Dia menjelaskan, Program Sekolah Lansia merupakan salah satu upaya untuk menghadapi fenomena aging population, yakni meningkatnya proporsi penduduk lanjut usia dalam struktur demografi.
Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, tetapi juga pembelajaran yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, spiritual, dan sosial.
Dia menjelaskan, konsep yang dikembangkan dalam program ini mengacu pada Lansia SMART, yaitu Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Selain itu, pembelajaran juga mencakup tujuh dimensi lansia tangguh, meliputi dimensi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, serta lingkungan.
Dengan pendekatan tersebut, Sekolah Lansia diharapkan mampu membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang, Candra Kurniadi mengatakan bahwa program Sekolah Lansia merupakan bagian dari upaya memperluas pemberdayaan masyarakat lanjut usia melalui program Lansia Berdaya (SIDAYA).
Dari 60 peserta yang diwisuda, sebanyak 13 orang merupakan laki-laki dan 47 orang perempuan yang berusia 60-80 tahun.
Menurut dia, rentang usia tersebut menunjukkan bahwa kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri tetap terbuka bagi masyarakat, termasuk mereka yang telah memasuki usia lanjut.
Pemkot Palembang berharap para lulusan Sekolah Lansia dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kesehatan, meningkatkan kemandirian, hingga memperkuat hubungan sosial dengan keluarga dan masyarakat.
“Perluasan program Sekolah Lansia ini ke depannya diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah di Kota Palembang. Dengan begitu, semakin banyak lansia yang memperoleh kesempatan untuk terus belajar, berkarya, dan menikmati masa tua secara sehat, bahagia, mandiri, serta bermartabat,” ujar dia.






