Pemkot Palembang Uji Coba ke-2 CFD Ampera-Sudirman 19 April 2026

Kabarterkinionline.com

Pemkot Palembang Uji Coba ke-2 CFD Ampera-Sudirman 19 April 2026. Pada uji coba ke-2 CFD Ampera-Sudirman kali ini Pemkot Palembang akan memangkas durasi yang awalnya pukul 05.30-09.00 menjadi  05.30-08.00.

Terkait hal tersebut Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani menjelaskan, rekayasa lalu lintas tidak mengalami perubahan, baik dari jalur alternatif maupun titik penutupan jalan.

“Tetap seperti yang ada, lokasinya juga sama, dari Cinde sampai Flyover Jakabaring, Ampera juga tetap kita tutup. Tapi jamnya kita perpendek dari jam 9.00 jadi jam 8.00,” kata Isnaini, Kamis, 16 April 2026.

Selain itu Pemkot Palembang juga akan melakukan penebalan personel di sejumlah titik krusial, khususnya di kawasan Jembatan Musi IV dan Musi VI.

Langkah ini diharapkan mampu mengurai hambatan samping yang selama ini menjadi penyebab kemacetan.

“Jangan terfokus di penutupan Ampera saja. Di Musi IV dan Musi VI banyak hambatan samping, seperti pedagang yang buka tenda, putar balik sembarangan, sampai kendaraan lawan arah,” ungkapnya.

Terkait kemacetan yang timbuk di Jemabtan Musi IV dan VI pada saat uji coba pertama kemarin, Isnaini menyoroti aktivitas pedagang kaki lima di sepanjang koridor jalan yang dinilai memperparah kondisi lalu lintas saat CFD berlangsung.

“Dari foto dan video viral kemarin, terlihat banyak yang jual makanan di sepanjang koridor, itu jelas menambah kemacetan,” tambah Isnaini.

Selain itu langkah antisipasi telah dipersiapkan jika nantinya kemabli terjadi kemacetan, berdasarkan hasil evaluasi lonjakan kendaraan yang terjadi setelah pukul 08.00.

Lokasi penutupan jalan tetap di koridor Cinde hingga Flyover Jakabaring, termasuk Jembatan Ampera. Jika kemacetan kembali terjadi, CFD bahkan dapat dihentikan dan akses jalan dibuka kembali.

“Menurut pihak dishub, dari pihak petugas, lonjakan itu terjadi setelah jam 8.00. Makanya dibatasi sampai jam 8.00,” katanya.

Namun demikian, keputusan tersebut masih bersifat uji coba dan akan ditentukan berdasarkan kondisi di lapangan. Ia menegaskan, jika kemacetan terjadi sebelum pukul 08.00, maka pelaksanaan CFD akan langsung dihentikan.

“Nanti setelah pengamatan yang dilakukan oleh pihak Satlantas, Ditlantas, dan Dishub hari Minggu pagi nanti.

Kalau sebelum jam 8.00 sudah terjadi kemacetan, Car Free Day uji coba kedua ini akan langsung dihentikan, distop,” kata Isnaini.

Terkait kelanjutan kebijakan, keputusan final akan ditentukan berdasarkan hasil pengamatan langsung oleh Satlantas, Ditlantas, dan Dinas Perhubungan pada pelaksanaan uji coba kedua. Bahkan, bukan tidak mungkin CFD dihentikan sepenuhnya apabila dinilai tidak efektif.

“Perlu ditekankan. Kalau nanti masih terjadi kemacetan, apalagi sebelum jam 8.00, maka Car Free Day akan kita stop dan jalan, termasuk Ampera, kita buka kembali. Ke depan bisa jadi tidak ada lagi Car Free Day, tergantung hasil evaluasi,” ungkapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *